Redenominasi akan sederhanakan nilai Rupiah

Ditulis 14 Des 2011 - 01:05 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
116
Dalam Tag

JAKARTA – Ekonom Bank Danamon, Anton Gunawan, mengatakan rencana penyederhanaan nilai mata uang (redenominasi) penting untuk jangka panjang. Redenominasi akan membuat masyarakat lebih mudah menghitung uang karena nilainya lebih simpel.

Menurutnya, untuk jangka panjang hal ini perlu dilakukan karena nilai mata uang akan jauh lebih simpel, dan mungkin akan ada penghematan dengan jumlah angka nol yang lebih sedikit. Ditambahkan dalam jangka panjang, redenominasi memang akan menguntungkan. Namun, untuk jangka pendek akan ada biaya yang harus dikeluarkan seperti mesin hitung atau mesin harga di supermarket yang mengeluarkan banyak nol kini harus di-setting ulang.

Selain itu, masyarakat akan lebih berhati-hati dengan perubahan tersebut, terutama terkait surat perjanjian yang menggunakan nominal, mau tak mau harus menggantinya dengan nominal yang baru.

Seperti diketahui, Rancangan Undang Undang terkait Redenominasi telah final di tangan Bank Indonesia. Saat ini, RUU itu masih dalam proses harmonisasi untuk dibahas sebelum diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A Sarwono, mengatakan RUU redenominasi akan dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada 2012.

Pemerintah sendiri masih terus melakukan harmonisasi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyederhanaan Mata Uang atau redenominasi. “Nanti kalau sudah lengkap itu akan kami bawa ke DPR,” ujar Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, di Jakarta, Rabu 13 Desember 2011.

Agus meingatkan bahwa implementasi penyederhanaan mata uang ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, tapi membutuhkan waktu yang panjang. “Karena itu akan ada waktu 5-10 tahun,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjutnya, memahami keinginan bank sentral dalam menerapkan penyederhanaan mata uang ini. Sebagai mitra kerja, maka pihaknya memberi perhatian pada RUU tersebut. “Pemerintah sebagai mitra kerja Bank Indonesia (BI) tentu menghormati prioritas dari BI dan sedang kita tindak lanjuti,” ujar Agus. (BNC/vn)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. EKO SUSILO 01/01/2012 pukul 14:22 -

    Terima kasih untuk berita ini :)

Leave A Response