Minta Motor tak Dituruti, Siswa SMK Ajibarang Gantung diri

Ditulis 12 Okt 2011 - 08:13 oleh Banyumas1

BANYUMAS (BNC) Hanya karena meminta dibelikan sepeda motor tak dikabulkan, seorang siswa SMK Maarif Nu ajibarang Kabupaten Banyumas, Jateng, Rabu (12/10) pagi tadi nekad mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa tergantung di jendela kamar rumahnya.

Peristiwa ini membuat geger warga Rt 06 Rw 08 Desa Ajibarang Wetan Kecamatan Ajibarang Banyumas . Korban bernama Yulian Triasmoro (15) anak pasangan Joko (53) dan Duryati (45) ini ditemukan gantung diri. Siswa yang dikenal pendiam ini menggunakan kain milik neneknya untuk mengikat lehernya dan kemudian diikatkan pada kayu jendela.

Tanpa menunggu kedatangan polisi, orang tua korban yang sudah panik ini kemudian menurunkan tubuh korban. Polisi yang tiba di lokasi menemukan kain berukuran satu setengah meter.

Menurut warga, peristiwa ini terjadi sekitar pukul empat pagi. Saat itu nenek korban sepulang shalat subuh masuk ke kamar korban. Alangkah terkejutnya saat melihat tubuh cucunya tergantung di jendela.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, belakangan ini korban sering mengeluh minta dibelikan sepeda motor. Namun karena orang tua tak memiliki uang, keinginan anaknya tersebut tak bisa dituruti. Keluarga tak menduga jika bocah yang masih berusia 15 tahun itu kemudian akhirnya memilih mengakhiri hidup dengan nekad gantung diri.

“Sebenarnya ndak ada masalah, tapi menurut teman temannya, Yuli (korban-red) sedang minta motor, tapi tak dikabulkan. Ya maklum karena orang tuanya tak mampu membelikan,” ujar Amad (52) warga setempat.

Polisi dan tim medis yang melakukan identifikasi, tak menemukan adanya unsur kekerasan. Korban dinyatakan murni tewas akibat bunuh diri (BNC/nit).

Tentang Penulis

Leave A Response