Rating Melejit, FTV Undangan Kuning Diminta Tayang Ulang

Ditulis 07 Okt 2011 - 13:16 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Film Televisi (FTV) Undangan Kuning berlatar Banyumas yang tayang 30 September 2011 di SCTV diluar dugaan ratingnya langsung melejit mengalahkan FTV lainnya. Menurut informasi, naiknya rating tersebut karena banyaknya respon pemirsa. Tak heran jika pemasang iklanpun berebut dalam film yang memiliki latar kultur budaya Banyumas ini.

Hal ini juga dibuktikan dengan tuntuntan pemirsa meminta agar film ini ditayang ulang. Selain pihak SCTV, pembuat film ini Citra Sinema kebanjiran permintaan tersebut.

” Kita kebanjiran telpon dan sms yang minta agar ditayang ulang . Mereka tak hanya warga yang belum sempat nonton tapi juga yang sudah menonton, karena pengin nonton lagi,”ujar Ian produser Undangan Kuning dari Citrasinema.

Sebagian besar penelpon merupakan warga di wlayah Jawa tengah khususnya Banyumas dan mereka warga komunitas Banyumasan di seluruh Indonesia. ” Yang mengherankan banyak waga Jakarta yang minta film ini diulang. Ini memang mengejutkan dan surprise buat kami,” tambah Andi,i-house SCTV.

Ditempat terpisah sutradara Undangan Kuning, Goetheng Iku Akin yang dihubungi BNC mengatakan, boomingnya FTV Undangan Kuning sebagai hal yang wajar. Karena selama ini pemirsa selalu disuguhi film yang terkesan tidak natural. ” Di film ini kita suguhkan apa adanya. Para aktor diminta untuk melakukan pendalaman kultur budaya Banyumas.Hasilnya ya kita serahkan pemirsa yang menilai,”ujar Goetheng.

Sementara menurut salah satu aktor Undangan Kuning, Nanang Anna Noor, selama ini dialek Banyumas kerap menjadi bahan olokan.”Tetapi ketika dialek tersebut disuguhkan kedalam bentuk sinema, apalagi yang mengucapkannya artis cantik semacam Kirana Larasati, ternyata menarik dan menggelikan. Dan kita sebagai juga pemain merasa enjoy dan nyaman melakoni adegan adegan tersebut,”ujar Nanang yang juga wartawan Indosiar tersebut.

Ditempat terpisah, sutradara dan pembuat film Banyumasan Cekakak, Mamock Ngudi Utomo menilai, FTV Undangan Kuning telah membuktikan bahwa cercaan dan bahasa yang selama ini jadi olok olokan justru bisa menjadi barang mahal. ” Dialek Banyumasan ternyata bisa dijual menjadi barang mahal. Mulane aja sok nyepelekna basa banyumas,” ujar Mamock yang juga produser film kartun Banyumaan di Banyumas Teve.

Membanjirnya sms dan telepon agar FTV Undangan Kuning ditayang ulang menjadi pemikiran pihak SCTV. Menurut sumber, film ini akan ditayang ulang pada siang hari, namun waktunya belum ditentukan (BNC/puh/gosip/irts/cit/ dan berbagai sumber)

Cuplikan FTV Undangan Kuning

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Benter Tajum 30/11/2011 pukul 10:26 -

    Bagus terusna karyane…! yong sih urung nonton mung krungu2 thok.. s

  2. Banyumas1 28/11/2011 pukul 19:42 -

    FTV Undangan Kuning telah diputar dua kali.

  3. sekar 22/11/2011 pukul 21:12 -

    puter lagi donk ftv undangan kuningnya,,,
    saya lom sempet nonton,,,

  4. Marbun 28/10/2011 pukul 01:39 -

    Ternyata pengemasan film dengan latar belakang budaya jawa unik dan menarik, tidak melulu dengan budaya jawa yang selalu di usung sebagai maskot jawa. Jogja contohnya, udah terlalu banyak ftv dengan latar belakang jogja. Dan yang ini baru lebih segar..salut, ternyata Banyumas lebih segar kocakanya

  5. purwojaya 25/10/2011 pukul 15:16 -

    wis diulang malem minggu wingi tanggal 22/10/2011.. apa arep diulang maning ping telu apa yaa??

  6. diana 16/10/2011 pukul 10:40 -

    bosen sama sinetron/ftv yg lo-gue lo-gue
    seneng bgt ada ftv undangan kuning
    ceritanya simple tapi daleeeemmmmm
    latarnya unik…, mengangkat budaya asli Indonesia
    diputer lagi pasti nntn lagi saya.heheheh

  7. Bunda Kelana 15/10/2011 pukul 11:13 -

    blm sempet nonton,
    tp bc infonya aja dah seneng,
    hehe….

  8. Yuyun Preet 11/10/2011 pukul 23:04 -

    Slamat Deh Bang Dedy Mizwar. Trims ya telah membuat film bagus dengan latar kampungku…

  9. winda rendra 11/10/2011 pukul 21:42 -

    Pak Dedy Mizwar, sungguh kami sangat berterimakasih atas film tersebut. Juga untuk SCTV. Selain berhasil mengangkat kultur budaya banyumas juga film ini tampak sederhana dan tapi eksklusiv dengan komedi gaya orang banyumas. Trimakasih juga untuk aktor artisnya seperti Kirana Larasati, Rohman Dwapynada, Erly, Nanang Anna Noor, Dirgantara Wings dsb….

  10. febi kritiani 11/10/2011 pukul 10:52 -

    Sudah diduga FTV Undangan Kuning akan mengalahkan film lainnya. Bagi bos bos di SCTV, perlu diulang tuh filmnya. Salut deh utnuk warga banyumas. Saya yg bukan warga banyumas saja seneng nonton film itu.

Leave A Response