Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bom Solo

Ditulis 26 Sep 2011 - 09:39 oleh Banyumas1

JAKARTA – Polisi sudah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Namun untuk mempublikasikannya, polisi masih menunggu hasil tes DNA.

“Dari sisi identifikasi sudah ditemukan, tapi sekali lagi kita menunggu hasil laboratorium terkait DNA itu,” kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Peace Keeping Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9/2011).

Timur mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium si pelaku dalam waktu dekat ini diharapkan sudah bisa diketahui. “Mudah-mudahan besok sudah bisa kita sampaikan pada masyarakat siapa pelaku bom bunuh diri tersebut,” katanya.

Sebelumnya, jenazah pria pelaku bunuh diri di gereja tersebut diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu 25 September. Identifikasi jenazah diserahkan kepada Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS).

Sumber yang diperoleh detikcom, pria tersebut diyakini bernama Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Ahmad Abu Daud Alias Raharjo. Pria ini telah masuk daftar buron terkait serangan bom bunuh diri di Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.

Nama ini sebenarnya sudah tak asing di dunia terorisme. Pertengahan Juni lalu, Mabes Polri telah menyebut Ahmad Yosepa terlibat dalam pengeboman Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.

Bom bunuh diri yang dilakukan usai kebaktian di gereja tersebut mengakibatkan sejumlah jemaat luka-luka. Bahkan, dua di antaranya luka parah sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit.

Apakah pria tersebut benar Ahmad Yosepa? Kita tunggu saja keterangan resmi dari Polri.(Detik.com/ken/vit)

Tentang Penulis

Leave A Response