Bernuansa ‘Politik’ Film Undangan Kuning Tunda Penayangannya

Ditulis 24 Sep 2011 - 10:23 oleh Banyumas1

BANYUMAS- Film Undangan Kuning yang digarap Citra Cinema, milik Dedy Mizwar Jakarta bakal mundur penayangannya. Semula akan tayang tanggal 24 September 2011 di SCTV, namun informasi terakhir ditunda. Beberapa isu santer yang beredar, penundaan itu karena terjadi perbedaan penafsiran film yang menceriterakan perbedaaan kelas dalam masyarakat itu.

Menurut sumber, film berdurasi 54 menit ini menggambarkan undangan pernikahan berwarna kuning untuk kelas pejabat dan pengusaha serta orang orang hebat, sementara untuk undangan merah bagi kelas rakyat jelata. “Perbedaan atau dikotomi kelas ini menimbulkan sedikit tudingan sindiran terhadap dua partai besar. Kuning identik dengan penguasa dan merah adalah rakyat. Kesannya jadi film ini bernuansa politik,” ujar seorang anggota DPRD di Banyumas yang enggan disebut namanya.

Namun tudingan, penundaan tayang karena film itu bernuansa politik dibantah sang sutradara Gutheng Iku Akin. Menurut Gutheng, penundaan hanya karena persoalan teknik saja. ” Ini hanya masalah waktu, mungkin sedang dipersiapkan momen yang tepat,” ujar Gutheng. Hal serupa juga diungkapkan Andi dari in house SCTV.

Sementara Nanang Anna Noor, salah seorang pemain yang terlibat dalam film itu mengatakan, penundaan sebagai hal biasa. ” Berdasar pengalaman saya, yang namanya penundaan jadwal syuting atau penayangan hal lazim. Karena film ini tidak kejar tayang. Kita melihat secara positif bahwa penundaan ini lebih pada pemilihan waktu yang tepat, dan prioritas kualitas,” ujar Nanang.

Benar tidaknya alasan penundaan itu yang jelas masyarakat Banyumas khususnya yang tempatnya menjadi lokasi syuting telah menunggu kapan film berlatar Banyumas ini akan segera tayang (BNC/nit)

Tentang Penulis

Leave A Response