Keinginan sekolah tidak dipenuhi, Kori gantung diri

PURWOKERTO – Karena sebuah cita-cita mulia tidak kesampaian, seorang ABG menjemput maut pada seutas tali. Diduga karena kecewa tidak bisa meneruskan sekolah ke jenjang SMA, Kori Setiawan, remaja laki-laki 16 tahun, warga Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Rabu (21/9), ditemukan tewas di kamar mandi dalam kondisi gantung diri.

Adalah ayah pelaku, Darwis (55 th) yang mengetahui pertama kali pelaku sudah tidak bernyawa ketika sekitar pukul 10.00 pagi ia hendak ke kamar mandi sepulang dari mencari rumput. Saat ia datang kamar mandi dalam keadaan tertutup rapat.
“Saya mencoba menggedornya tetapi tak ada jawaban dari dalam,” kata Darwis yang bekerja sebagai buruh tani di desanya itu.

Darwis lalu memanggil Wardan (44 th), tetangganya yang sedang memperbaiki pipa air di depan rumahnya. Sesampai di depan pintu depan kamar mandi, Wardan mengintip ke dalam melalui lubang tembok yang ada di atas dengan menggunakan kursi. Kontan Wardan terkejut melihat tubuh Kori dalam kondisi menggantung dengan seutas tali yang diikatkan pada atap bambu kamar mandi. Pintu kamar mandi pun didobrak dan Kori ditemukan sudah tewas.

Tidak diketahui pasti sebab Kori nekat mengakhiri hidupnya dengan gantungd diri. Namun Darwis mengatakan, perbuatan tersebut diduga karena Kori tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA seusai menamatkan sekolah di SMP 2 Sumbang. Dia menjanjikan tahun depan melanjutkan ke SMA-nya, karena kondisi keuangan buruh tani tersebut yang tidak memungkinkan.

Polisi telah menuju TKP dan menurut Kepala Kepolisian Sektor Sumbang Ajun Komisaris Polisi Sutrisno, berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsure penganiayaan. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.