Bupati Heru: Dari Pada Anarkis,Lebih Baik Kritik

Ditulis 19 Agu 2011 - 19:34 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si menyatakan, kritik yang dilontarkan oleh masyarakat terhadap kepemimpinannya dinilai lebih lumayan, dibanding jika masyarakat melakukan tindakan anarkis. Banyak kritik melalui pesan SMS (Short Message Service) yang dimuat media ataupun pemberitaan media, diakui tidak mengenakan, tetapi hal tersebut dinilai sebagai suatu hal yang tidak jelek.

“Saya hanya bisa prihatin. Sisa waktu lima bulan pada tahun anggaran 2010 saat memimpin memimpin Purbalingga sejak Juli 2010, banyak kritik yang lumayan keras. Saya tidak bisa berbuat banyak, karena memang ketika itu, tahun keprihatinan bagi kita semua,” kata Bupati Heru saat melakukan silahturahmi dan buka bersama dengan jajaran pers di Peringgitan Pendopo Dipokusumo, Jum’at (19/8).

Silahturahmi dan buka bersama juga dihadiri Wakil Bupati Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto, MM, para asisten, staf ahli bupati, dan jajaran SKPD terkait.

Dikatakan Heru, kritik yang dilontarkan masyarakat sebagian besar menyangkut kerusakan infrastruktur jalan. Pemkab, ketika itu memang tak bisa berbuat banyak, karena keterbatasan anggaran. “Pemkab sangat tergantung pada transfer anggaran dari pemerintah pusat. Namun, pada tahun 2011 ini, sedikitnya 37 ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup berat, sudah berangsur dibenahi,” kata Bupati heru.

Bupati Heru juga menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran pers yang mampu mengemas pemberitaan soal kerusakan infrastruktur jalan yang proporsional. “Saya menilai jajaran pers mengetahui kondisi sebenarnya, sehingga bisa menulis kritikan masyarakat dengan baik dan mampu meredakan emosi masyarakat,” kata Heru.

Heru mengibaratkan, jika kita memiliki anak yang sedang menangis, itu pertanda mereka membutuhkan perhatian dari orang tuanya. Begitu pula dengan sikap masyarakat, dan juga termasuk pers. “Melalui silahturahmi dengan jajaran pers, mudah-mudahan merupakan bentuk perhatian terhadap kehidupan pers. Kami mengajak pers untuk saling membantu, dan tentu pers juga memiliki fungsi yang terus berkembang dan dituntut untuk tetap bersikap profesional,” kata Heru.

Sementara itu Wakil Bupati Sukento Ridho mengemukakan, pers selain memiliki fungsi konrol sosial, juga diharapkan mampu mendukung stabilisasi politik di Purbalingga. “Pers juga kami harapkan mampu membuat masyarakat aman serta teredukasi,” pinta Sukento.

Sukento juga meminta, pers dalam bekerja tetap profesional dan menindahkan prinsip jurnalistik serta teknis pemberitaan. “Jika ada informasi masuk dari masyarakat, pers tidak harus serta merta menulis apa adanya, tetapi juga mengkonfirmasikannya kepada pihak terkait. Prinsipnya, jika informasi itu memang valid, silahkan ditulis, tetapi tetap menjaga keseimbangan sebuah berita,” katanya. (BNC/har/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response