Jateng Sentral Grafitinya Pembangunan Indonesia

PURBALINGGA– Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengklaim bahwa Provinsi Jawa Tengah sebagai sentral grafitinya stabilitas dan pembangunan Indonesia. Kondisi Jateng harus tetap dijaga agar tetap dapat memberikan kontribusi positif dalam perwujudan stabilitas nasional.

“Komitmen Jawa Tengah sebagai Benteng Pancasila dan Basis Pembangunan, harus menjadi nafas kita dalam berkarya, tanpa mengenal putus asa,” tegas Gubernur Bibit Waluyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia ke-66 di alun-alun Purbalingga, Rabu (17/8).

Gubernur bibit mengajak kepada seluruh warga Jateng untuk meningkatkan kreativitas dan kerja keras. Kemudian memperkuat persatuan dan kesatuan, untuk meraih prestasi menggapai masa depan Jawa Tengah yang semakin maju dan sejahtera tanggal, dengan dilandasi semangat gerakan ‘Bali nDeso mBangun Deso’.

Gubernur Bibit juga meminta warga Jateng untuk kembali kepada lima komitmen negara, sebagai landasan dalam menata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Komitmen tersebut yakni, Pancasila sebagai landasan idiil, pandangan hidup dan dasar negara, harus kita pahami, kita hayati, dan kita amalkan sepanjang masa dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional, kita jadikan sebagai acuan tata negara dan penegakan hukum di Indonesia. Selanjutnya Bendera Merah Putih sebagai satu-satunya bendera kebanggaan Indonesia, harus terus kita kibarkan sepanjang masa, dari Sabang – Merauke.

“Komitmen Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat persatuan dan kesatuan Indonesia, harus tetap menjadi semangat dan tekad kita semua dalam merajut kehidupan yang diliputi semangat ke-bersamaan dalam menggapai cita-cita Indonesia merdeka, serta komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia, adalah kedaulatan kita yang harus kita jaga agar tetap berdiri tegak dan utuh,” kata Gubernur. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.