Islam Ajarkan Kasih Sayang dan Ramah Lingkungan

Ditulis 06 Agu 2011 - 21:45 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Kasi Urusan Agama Islam Kankemenang Kab Purbalingga Rochiman SAg mengatakan, Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Sebaliknya justru mengajarkan kelemahlembutan bahkan kepada binatang dan tumbuhan sekalipun.

“Rasulullah pernah suatu ketika mau sholat, sorban yang biasa buat sholat ternyata ditiduri kucing. Karena tidak mau mengganggu kenikmatan kucing itu tidur, Rasulullah menyobek bagian yang tidak ditiduri kucing dengan sangat hati-hati untuk dia sholat, karena Rasul hanya punya satu sorban. Ini bukan dongeng, ada hadistnya,” ujarnya saat mengisi Pengajian Ramadhan, Jumat (5/8) di Pendopo Dipokusumo Purbalingga.

Rochiman mengatakan, kepada kucing saja Rasulullah mengajarkan lemah lembut dan kasih sayang, apalagi dengan sesame manusia. Bahkan Rasul juga melarang manusia buang air kecil di bawah pohon dan di lubang (kecuali lubang khusus buang hajat). Karena, lanjutnya, lubang dan pohon itu menjadi sumber penghidupan segala makhluk Allah. Rasul juga melarang keras penenbangan pohon secara liar.

“Jauh sebelum dunia menggembar-gemborkan penyelamatan lingkungan hidup, Rasulullah sudah mengajarkan ini. Jadi, saya tidak habis pikir kalau ada dari umat Islam yang suka membunuh orang-orang tidak bersalah, padahal Rasul saja sangat penyayang dan lemah lembut,” tegasnya.

Rochiman menjadi jadi salah satu ustadz yang diundang pada pengajian rutin setiap hari Jumat pagi selama Ramadhan di Pendopo Dipokusumo. Menurut Kepala Bagian Kesra Seda Purbalingga Yani Sutriso SE, pengajian ini diperuntukkan para PNS di lingkungan Pemkab Purbalingga, tidak terbatas di Setda saja.

“Ini selalu rutin dilaksanakan setiap Ramadhan, harapannya di Bulan Ramadhan ada wadah di Pemkab yang memenuhi hak ibadah dan tarbiyah islamiyah bagi pegawainya,” jelasnya.

Selain pengajian, bagian Kesra juga menyelenggarakan tarawih keliling ke 18 kecamatan se-Kabupaten Purbalingga yang diikuti semua pejabat di lingkungan Pemkab dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah / Muspida. Selain itu, setiap setelah sholat dzuhur selama hari kerja kecuali Jumat, dilaksanakan pengajian yang diisi oleh para pejabat secara bergiliran. (BNC/cie).

Tentang Penulis

Leave A Response