56 Pokdarwis Jateng Dikukuhkan

Ditulis 21 Jul 2011 - 22:14 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Sebanyak 56 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se Jawa Tengah dikukuhkan gubernur Jateng yang diwakili Kepala Bakorwil III Ir Satrio Hidayat. Pengukuhan dilaksanakan Kamis (21/7) bersamaan dengan pembukaan Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tiangkat Provinsi Jawa Tengah di Aula Bumi Perkemahan Munjul Luhur Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

Kepada 56 pokdarwis yang dikukuhkan, Gubernur mengharapkan agar berperan aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kepariwisataan di Jateng. Kesempatan mengikuti Jambore Pokdarwis juga diminta dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman. Koordinasi antar pokdarwis juga penting agar mereka dapat menjadi penghubung antar obyek wisata dalam menciptakan paket wisata yang diminati wisatawan.

“Termasuk seluruh masyarakat di Jawa Tengah juga harus ikut berperan. Caranya dengan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, indah dan ramah. Suasana kondusif untuk tumbuh berkembangnya kegiatan kepariwisataan juga harus terus dijaga,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini telah ada empat destinasi wisata di Jateng yang ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menjadi destinasi utama nasional. Keempatnya meliputi destinasi wisata Borobudur – Yogyakarta, Semarang – Karimunjawa, Solo – Sangiran dan Cilacap – pangandaran.

“Saya minta seluruh Bupati/Walikota se Jawa Tengah terus melakukan penataan sub-sub destinasi wisata. Termasuk desa wisata Karangbanjar yang tahun 2010 menjadi juara I desa wisata tingkat nasional,” katanya membacakan sambutan gubernur Jateng Bibit Waluyo.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Drs Bakri MM meminta keberadaan desa wisata Karangbanjar perlu dikembangkan lebih lanjut. Hal ini agar desa wisata yang menjadi juara nasional bisa menjadi daya tarik masyarakat di sekitar Purbalingga.

Ia bahkan mempersilahkan masyarakat yang ingin mengembangkan program desa wisata untuk mengajukan proposal ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Tahun ini, jelas Bakri, pihaknya telah meberikan bantuan melalui program PNPM Mandiri Pariwisata kepada 569 desa di 33 propinsi, dan program ini masih akan terus berlanjut.

“Tahun 2012 nanti, kita ada tambahan bantuan untuk desa wisata sejumlah 900 desa. Dikurangi yang sudah dapat pada tahun 2011. Jadi silahkan mengajukan program pengembangan pariwisata. Bisa untuk mengembangkan kesenian, kuliner di desa atau diperkotaan juga bisa. Bisa juga untuk mengembangkan kerajinan atau homestay. Intinya kita masih banyak ruang untuk pengembangan pariwisata,” tambahnya.

Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si sangat mendukung atas terselenggaranya kegiatan jamboree pokdarwis di Purbalingga. Menurut Bupati, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk motivasi bagi upaya pembinaan sadar wisata di daerah.

Dirinya terus berusaha keras melakukan pembenahan pariwisata di tingkat masyarkat. Keberadaan pokdarwis, menurut Bupati, sangat strategis sebagai upaya peningkatan peran masyarakat dalam kampanye sadar wisata melalui kelompok swadaya dan prakarsa masyarakat.

Kaitannya dengan program “Visit Jateng 2013”, lanjut bupati, Purbalingga juga terus menggiatkan promosi pariwisata dan memperluas akses wisata khususnya infrastruktur jalan menuju tempat wisata.

“Kami tadi mengusulkan adanya pembenahan prasarana infrastruktur jalan yang menghubungkan Baturaden di kabupaten banyumas dengan wilayah desa Serang hingga obyek wisata Goa Lawa. Jika prasarana jalan ini dibenahi, kami yakin akan mendukung destinasi wisata di wilayah Banyumas dan Purbalingga,” katanya.

Bupati juga mengusulkan adanya peningkatan atau pelebaran jalan antara Pemalang – Purbalingga. Peningkatan jalan dari wilayah Pantura juga diharapkan mampu mempermudah akses wisata ke Purbalingga. (BNC/har)

Tentang Penulis

Leave A Response