Bupati Djasri Maju ke Lomba Pembina Ketahanan Pangan

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Drs. Ir. Djasri, MM, MT, Selasa (19/07) bertempat di Pringgitan Rumah Dinas Bupati diverifikasi oleh Tim Lomba Ketahanan Pangan tingkat Propinsi. Verifikasi ini diselenggarakan berkaitan dalam kegiatan ini, Bupati Djasri bersama dengan Bupati Temanggung dan Bupati Demak dijagokan sebagai Pembina Ketahanan Pangan unggulan diantara 35 Kabupaten se Jawa Tengah.
Menurut Kepala Ketahanan Pangan, Ir. Ahmad Nurudin, verifikasi yang tengah dilkasanakan ini nantinya akan memilih satu orang wakil untuk maju di tingkat nasional. Lomba ini, lanjutnya, diselenggarakan dalam rangka Pengajuan Penerimaan Penghargaan Ketahanan Pangan Adhikerta Pangan Nusantara Tahun 2011 yang berisi program-program yang dilaksanakan beserta keberhasilan yang diraih Banjarnegara dalam periode tiga tahun.
Selain Pak Djasri selaku Pembina, juga maju Pengurus Lumbung Pangan Candiwulan, Mandiraja yang maju selaku Pelopor Ketahanan Pangan. Dalam bidang ini Banjarnegara bersaing dengan Kabupaten Magelan dan Klaten. “Lombanya sendiri rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus nanti” katanya.
Menurut Nurudin, mengapa Banjarnegara lolos dalam seleksi lomba ini karena Banjarnegara Pembina ketahanan pangannya secara umum masuk kategori bagus. Beberapa indicator yang merujuk diantaranya adalah ketersediaan pangan cukup, tidak pernah ada kegagalan pangan, dalam tiga tahun ini juga tidak ditemukan kasus keracunan pangan, harga pangan stabil, ada lembaga yang mengurus ketahanan pangan, dan sejumlah prestasi yang diraih oleh Kabupaten Banjarnegara.
“Sejumlah kejuaraan yang pernah diraih diantaranya adalah Lomba Kelompok Tani Ternak, Juara Kelompok Tani Jagung, Juara Tani Kedelai, ditambah hasil pertaniannya seperti salak lumut, durian simemang, dan pisang rajalawe yang telah menasional bahkan mendunia” imbuhnya.
Ketua Tim Verifikasi yang juga Kepala Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengah Ir. Gayatri Indah Cahyani, M. Si., menyatakan tujuan dari verifikasi ini adalah untuk pembinaan. Kehadiran kita di Banjarnegara, lanjutnya, untuk mengecek informasi dari data yang disampaikan dalam profil apakah sudah sesuai dengan yang ada di lapangan. “Selain wawancara, Tim Verifikasi juga akan mengadakan tinjauan langsung ke lapangan” katanya.
Sementara itu, Bupati Djasri menyampaikan ucapan terima kasih bila hasil kerjanya membangun Banjarnegara dipandang bernilai dan pantas untuk diajukan dalam lomba di tingkat Jawa Tengah. Bahkan bila beruntung, lanjutnya, Ia dapat mewakili dalam lomba yang sama di tingkat nasional. Tentu saja bila hal tersebut dapat terwujud, lanjutnya, sangat membanggakan tidak hanya bagi diri pribadi tapi bagi Kabupaten Banjarnegara.
“Yang penting perlu diingat, ikut lomba ini bukan tujuannya dalam melaksanakan tugas-tugasnya selaku Bupati. Ini terjadi betul karena kebetulan. Tujuan utaman dari pelaksanaan tugas-tugas tentu memakmurkan rakyat Banjarnegara” katanya. (BNC/ebr)

/

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.