Surga Seharga Rp 1000 Sudah Tutup

Ditulis 16 Jul 2011 - 11:57 oleh Banyumas1

PURBALINGGA– Penceramah Peringatan Isro’ Mi’roj 1432 H di Pendopo Dipokusumo Jumat Malam (15/7) Drs Taefur Arofah MPd menyindir para pejabat dan orang berkecukupan yang hanya menyumbang recehan untuk shodaqoh. Sambil berkelakar, Taefur mengatakan Surga seharga Rp 1000 sudah tutup.

“Ikhlas memang harus ikhlas. Tapi ya jangan cuma seribu. Mohon maaf, surga seharga seribu sudah lama tutup,” ujarnya disambut ‘geerrr’ ratusan warga Purbalingga kota yang tampak hikmat mengikuti pengajian da’i asal Purwokerto itu.

Taefur juga mengingatkan umat Islam untuk tidak berpuas diri dnegan amalan sholih yang dikerjakannya. Karena, kata dia, ada kalanya amal sholih itu terhapus karena kita sendiri.

“Misal, kita sudah shodaqoh. Tapi habis itu ngrasani atau membicarakan aib orang lain. Amal shodaqoh kita bisa terhapus. Makanya, nanti di akhirat, saat kita diperlihatkan amalan kita selama di dunia, kita mungkin kaget, lho amal sholihku yang dulu itu kok tidak muncul, nanti malaikatnya bilang, ya karena kamu ngrasani, membuka aib orang lain, jadi amal sholihmu terhapus,” ujarnya.

Tak hanya amal sholih, Taefur mengatakan, dosa juga bisa terhapus. Salah satu upaya menghapus dosa dengan bertaubat nasukha. Tapi, kata dia, taubat yang diterima Allah juga ada syaratnya. Beberapa syarat itu meliputi menyesali perbuatan, mengakui kesalahan, berjanji tidak akan mengulang dan memperbanyak amal sholih.

Isro’ Mi’roj dan Perintah Sholat

Taefur juga mengingatkan hikmah peringatan Isro’ Mi’roj. Salah satunya tentang perintah sholat yang sangat ditekankan Rasulullah SAW. Menurutnya, sholat sangat penting karena sholat menjadi amal sholih pertama yang dihisab.

“Sholat menjadi amalan yang pertama kali dihisab. Kalau sholatnya baik, dianggapnya semua amalnya juga baik,” tegasnya.

Sholat yang dimaksud bukan semata sholat yang dikerjakan sebanyak lima waktu dalam sehari. Esensi sholat menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar. Jadi, kalau masih ada orang yang mengaku rajin sholat tapi perbuatannya masih tercela, kata dia, mungkin sholatnya baru sekedar dikerjakan belum didirikan (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response