Pembangunan Kesehatan Purbalingga Lampaui Target MDGs

Ditulis 15 Jul 2011 - 12:07 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si mengungkapkan, pembangunan bidang kesehatan di wilayahnya menunjukkan kinerja yang semakin baik, dan bahkan melampaui target pembangunan kesehatan secara nasional dan target Milennium Development Goals (MDGs).

Heru menyontohkan, Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2010 sebesar 11 per 1.000 kelahiran, sementara target nasional 24 per 1.000 kelahiran. Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 98 per 100.000 kelahiran, sedang target nasional 2014 sebesar 118 per 100.000 kelahiran. Untuk cakupan imunisasi balita telah mencapai 100 persen, sementara secara nasional pada tahun 2014 baru mentargetkan 90 persen. ”Keberhasilan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan angka indeks pembangunan manusia atau IPM,” kata Bupati Heru, Rabu (13/7).

Untuk angka harapan hidup, lanjut Heru, mengalami peningkatan dari 69,6 di tahun 2008 menjadi 69,8 pada tahun 2009. Kemudian angka kematian ibu menurun dari 121,17 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2009 menjadi 98 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2010. ”Keberhasilan pembangunan kesehatan di Purbalingga telah diakui oleh pemerintah pusat dengan diperolehnya penghargaan MDGs Award dari Menko Kesra bekerjasama dengan leadershippark Institut,” kata Heru.

Purbalingga juga masih diberi kepercayaan sebagai daerah percontohan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara nasional, dan telah dikunjungi setidaknya oleh 290 kabupaten/kota dan sejumlah lembaga pemerintah atau swasta lainnya untuk melakukan studi banding. ”Bahkan ada kabupaten/kota yang merujuk program kesehatan di Purbalingga untuk diterapkan di daerah mereka,” kata Heru.

Meski telah berhasil, namun Heru mengakui program kesehatan yang diterapkan belum sepenuhnya dapat memuaskan seluruh masyarakat. ”Masih ada kekurangan yang harus kami benahi, utamanya terkait pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat,” kata Heru. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response