BPR SAS Gombong Semakin Dipercaya Masyarakat

Ditulis 27 Jun 2011 - 18:50 oleh Banyumas1


KEBUMEN – Meskipun berada di ibu kota kecamatan Gombong, Kebumen, tepatnya di Jl. Yos Sudarso 381 atau depan Pasar Gombong, namun Bank Perkreditan Rakyat Sinararta Sejahtera (BPR SAS) mampu tumbuh dan berkembang. Bahkan, berdasarkan rating BPR terbaik se Indonesia yang beraset Rp 25 miliar hingga Rp 50 miliar–seperti dilansir Majalah Infobank edisi Juni 2011–,BPR SAS dinyatakan sebagai BPR dengan kriteria “sangat bagus”, dan menduduki ranking ke 18.
“Setelah dipegang manajemen baru di bawah PT Saudara Jaya Abadi sebagai pemegang saham utama sejak 2001, BPR SAS kini
semakin dipercaya masyarakat.Padahal bank ini sebelumnya nyaris collaps dan akan ditutup oleh Bank Indonesia,” ujar Direktur Utama
BPR SAS, Agus Wibowo SE yang didampingi Dewan Komisaris BPR SAS, Drs Kosmantono di kantornya, Jumat (24/6).
Agus mengakui, di tengah persaingan antar bank yang semakin ketat di Kota Gombong, BPR SAS yang dipimpinnya kini semakin
eksis. Hal ini ditunjukkan dengan total asset yang dimiliki mencapai Rp 25 miliar lebih. Padahal sebelumnya, ketika akan ditutup oleh
BI, bank ini hanya memiliki aset Rp 125 juta, dengan kredit macet saat itu mencapai 90 % lebih. Kini, setelah diambil alih manajemen
baru, BPR yang memiliki 25 karyawan ini mampu menghimpun asset hingga Rp 25.308.000.000,-, dengan kredit macet rendah sebesar 0.42
persen.
Agus maupun Kosmantono merasa bangga, bahwa BPR SAS dinilai berhasil. Dalam hal ini, seperti dilansir Majalah Infobank edisi
Juni 2011, penilaian keberhasilan itu berdasarkan total aset, permodalan, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas dan
efisiensi.Penilaian ini berdasarkan tingkat kesehatan BPR sesuai ketentuan Bank Indonesia.
“Rating Infobank berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2009 dan 2010,” timpal Kosmantono.
BPR SAS, lanjut Kosmantono, mampu menampung dana masyarakat dan menyalurkannya dalam bentuk kredit, yang sasaran utamanya
adalah usaha kecil dan menengah. Dan sektor ekonomi yang dominan dibiayai BPR SAS adalah sektor perdagangan dan jasa, namun demikian sektor-sektor lain juga tidak diabaikan seperti pertanian dan perindustrian.
Saat ini, BPR SAS memiliki daerah operasi cukup,luas, meliputi Kabupaten Kebumen, Purworejo, Banyumas, Cilacap hingga
Banjarnegara.Sementara hingga Desember 2010, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dapat dihimpun sebesar Rp 22.018.000.000,-, dan kredit
yang disalurkan Rp 17.472.000.000,-. DPK itu tercakup dalam 2032 rekening tabungan, 586 rekening deposito, dan 756 debitur.
Kosmantono menambahkan, dalam hal pelayanan ke luar kepada debitur/nasabah, selalu diutamakan “Service Excellent” atau
pelayanan prima. Seperti misalnya, proses pemberian kredit maksimal dalam 2 hari cair, kepada nasabah-nasabah utama pada hari ulang
tahun dikirim kartu atau kue ulang tahun, dan berbagai cara lain agar nasabah nyaman bermitra dengan BPR SAS Gombong.
“Sedangkan pelayanan ke dalam, kemajuan BPR SAS tidak terepas dari kekuatan “Dream Team” atau Tim Harapan yang kami, yang
berkekuatan 25 karyawan. Mereka selalu diikutkan dalam pelatihan-pelatihan intern maupun ekstern untuk meningkatkan keahlian dalam
dunia perbankan,” ujar Kosmantono. (prs)

Tentang Penulis

Leave A Response