Atap Ambruk, 20 Siswa SMP Cilacap yang Sedang Ujian Terluka

CILACAP- Sebanyak 2o siswa kelas VIII SMP Nurul Muhtadiin Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (09/06) mengalami luka-luka akibat tertimpa atap yang ambruk saat mengerjakan soal ujian kenaikan kelas. Ambruknya gedung sekolah diduga akibat konstruksi bangunan yang tidak memenuhi syarat.

Atap gedung sekolah ini ambruk pada ruang tiga,saat itu terdapat 22 siswa yang sedang mengikuti ujain kenaikan kelas. Sekitar pukul sembilan pagi, saat itu para siswa tengah mengerjakan soal IPA. Mendadak terdengar suara berderak dari atas dan tak berapa lama kemudian bagian atap ambruk.
Dua siswa berhasil menghindar dan keluar melalui jkendela. Sementara 20 siswa lainnya terperangkap reruntuhan atap tersebut. Mereka kemudian dievakuasi oleh para guru dan warga .
Akibat kejadian ini 14 siswa mengalami luka ringan akibat tertimpa kayu dan eternit. Sementara enam lainnya harus menjalani rawat inap di Puskesmas Kawunganten karena mengalami luka sobek dan memar di kepalanya. Keenam siswa tersebut, yakni khurotul ayuni, kholifah, komsatun khoiriyah, fatifaturrohmah, mahasim, dan mei anggi saputri.

Menurut karyawan SMP Nurul Muhtadin, bangunan kelas yang ambruk tersebut sebenarnya masih baru karena dibangun pada 2005. Bahan bangunan yang digunakan berasal dari sumbangan para dermawan dan donatur yayasan Nurul Muhtadin (BNC/ani).

1 Comment

  1. Prihatin saya ucapkan, terlambat ndak papakhan…….kebetulan adik saya tinggal di cilacap. saya asli Banjarmasin.bicara ambruk, pasti cara pekerjaannya yang salah. kebanyakan ngirit biaya. makanya kalau mbangun sebuah bangunan, kekuatan maksimal dan biaya maksimal sudah suatu keharusan. kalau asal jangan asal asalan, kalau mbagusi jangan setengah tengah, untung korbannya anak orang lain, kalau anak anda sendiri gimana rasanya jantungmu………

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.