Purbalingga Kembali Raih Adipura

Ditulis 05 Jun 2011 - 12:45 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga kembali meraih penghargaan anugerah Adipura. Penghargaan dijadwalkan akan diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/6) pukul 09.30 WIB. Penghargaan Adipura tahun 2011 ini merupakan penghargaan Adipura ketiga sejak tahun 2009.

Kasubag Analisis dan Kemitraan Media pada Bagian Humas Setda Purbalingga Ir Prayitno, M.Si menyatakan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup di Jakarta telah melayangkan surat bernomor B-4886/DEP-IV/LH/06/2011 tertanggal 1 Juni 2011. Surat yang dikirim melalui facsimili tertanggal 3 Juni 2011 berisi tentang pemberitahuan soal penghargaan adipura tahun 2010/2011. “Purbalingga mendapat penghargaan Adipura untuk kategori kota kecil,” kata Prayitno, Sabtu (4/6).

Dikatakan Prayitno, Anugerah Adipura merupakan implementasi Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang secara konsisten terus dilakukan dengan berbagai upaya ke seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian berbagai lapisan masyarakat. Kementerian Negara Lingkungan Hidup telah memberikan penilaian kebersihan dan keteduhan kota melalui Program Adipura di sejumlah kota sejak bulan Oktober tahun 2010 lalu, termasuk di Purbalingga.

“Program Adipura memberikan pengaruh yang signifikan pada peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan yang lebih bersih, teduh dan nyaman,” tambah Prayitno.

Sementara itu Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si menyatakan, penghargaan Adipura merupakan hasil jerih payah seluruh lapisan masyarakat Purbalingga. “Penghargaan ini harus dipertanggungjawabkan di kemudian hari dengan terus meningkatkan kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kota,” kata Bupati Heru.

Heru menambahkan, kota purbalingga telah tiga tahun berturut-turut memperoleh adipura. Hal ini memberikan konsekuensi logis yang berat bagi kita untuk menunjukkan kalau kita memang layak memperoleh penghargaan itu. Jangan sampai penghargaan ini hanya formalitas tanpa bekas.

“Penghargaan Adipura bukan sebagai tujuan utama. Yang terpenting pola hidup sehat dan bersih harus terus menjadi budaya masyarakat Purbalingga. Semua pihak juga perlu terus melaksanakan gerakan menanam dan memelihara pohon dan sekaligus mematenkan budaya bersih sejak dini,” tambah Heru. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response