Dibantu Rp 150 Juta, Aula SMPN 1 Bukateja Segera Diselesaikan

Ditulis 27 Mei 2011 - 17:45 oleh Banyumas1

Dibantu Rp 150 Juta, Aula SMPN 1 Bukateja Segera Diselesaikan
BUKATEJA–Setelah mangkrak selama kurang lebih tujuh tahun, Aula SMPN 1 Bukateja yang merupakan bangunan dua lantai akan segera diselesaikan pembangunannya. Pemkab Purbalingga akan mengucurkan segera mengucurkan dana Rp 150 juta.
“Kami prihatin, selama ini wajah depan SMPN 1 Bukateja kurang sedap dipandang mata, karena bangunan mangkrak bertahun-tahun.Dan kami bersyukur,pada tahun ini kami akan terima dana Rp 150 juta untuk menyelesiakan bangunan Aula lantai atas,” ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Bukateja, Sutrisno S.Pd yang dihubungi di sela-sela acara pelepasan siswa Klas 9 di sekolah setempat, Kamis (26/5).
Sebanyak 267 siswa klas 9, yang terbagi ke dalam tujuh rombongan belajar, dengan disaksikan orang tua dan wali murid klas 9 SMPN 1 Bukateja, dilakukan pelepasan. Berbagai atraksi hiburan digelar dalam acara yang belangsung meriah itu, diantaranya pentas Opera Van Spensika berjudul “Berbeda”.
Menurut Sutrisno, peletakan batu pertama pembangunan Aula SMPN 1 Bukateja yang memiliki panjang 27 meter dan lebar 9 meter dan terdiri dua lantai, pada 17 Agustus 2004. Namun dalam perjalanannya, terkendala masalah keuangan, sehingga mangkrak bertahun-tahun. Direncanakan, bangunan Aula yang ruang bawah untuk ruang guru dan kantor tata usaha serta ruang kepala sekolah itu menelan anggaran Rp 1,8 milyard.
Pada awal tahun ajaran 2010/2011, para guru yang selama ini menempati ruang guru yang sempit, pindah ke lantai satu gedung Aula yang belum jadi. “Kami berharap, dengan turunnya bantuan Rp 150 juta yang akan segera dikucurkan, lantai atas Aula SMPN 1 Bukateja segera terwujud, dan bisa dimanfaatkan untuk fasilitas olah raga in door maupun berbagai kegiatan ekstra kurikuler,” ujar Sutrino.
Sutrisno mengakui, selama ini pihaknya tidak memiliki lapangan olah raga yang representatif. Itu sebabnya, selama bertahun-tahun SMPN 1 Bukateja menyewa lapangan milik desa di Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja. Pada setiap jam praktek mata pelajaran olah raga, siswa harus berjalan cukup jauh ke lapangan sewaan itu.
“Atas perjuangan ke Pemkab Purbalingga, kami baru saja mendapat tambahan tanah lagi seluas 4000 meter persegi. Semula tanah di sebelah timur SMPN 1 Bukateja itu tanah sawah, namun kini sudah dibeli oleh Pemda untuk perluasan SMPN 1 Bukateja. Rencananya, kami aan memanfaatkan tanah itu untuk lapangan olah raga dan bangunan masjid,” ujar Sutrisno.
Tahun depan, lanjut Sutrisno, lahan 4000 meter yang kini sudah secara resmi dimiliki oleh SMPN 1 Bukateja, akan segera dibangun masjid dan lapangan olah raga raga yang representatif. (BNC/prs)

Tentang Penulis

Leave A Response