Cek Jalan Rusak, Rombongan Bupati Dihadang Barikade

PURBALINGGA – Rombongan Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si yang melakukan pengecekan jalan dan sejumlah infrastruktur di sekitar kota, Selasa (24/5) sempat terhambat. Sebuah barikade penghalang jalan dipasang di tengah jalan di Desa Lamongan, Kecamatan Kaligondang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Ir Sigit Subroto, MT, Kabag Pembangunan Drs Suroto, M.Si serta beberapa pejabat DPU harus mencoba menggeser barikade. Namun, upaya itu tak berhasil karena barikade yang terlalu berat. Barikade dipasang warga karena takut jalan desanya rusak dilewati truk pengangkut pasir dan batu.

Warga setempat dan warga Jatisaba, sebelumnya sempat memasang barikade jalan karena jengkel jalan desanya rusak akibat hilir mudiknya truk pengangkut batu pecah (spli) dan pasir dari sebuah kontraktor. Karena tidak mendapat perhatian, warga Jatisaba sempat menutup jalan. Namun, akhirnya setelah diadakan negosiasi, akhirnya jelan dibuka. Sementara, justru dari sisi Selatan, arah masuk jalan melewati Lamongan, barikade belum dibuka. Praktis, truk tidak bisa masuk. Kendaraan kecil bisa lewat dengan sangat hati-hati.

Sebelum melewati rute jalan Lamongan – Jatisaba, Bupati Heru mengunjungi sayap jembatan Wirasana di sungai Keponggok yang rusak. Sayap jembatan ini, rencana akan segera diperbaiki dengan dana pemeliharaan jembatan. Bupati juga meninjau calon lokasi penempatan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan tempat parkir RSUD dr Goeteng Tarunadibrata di Keluarahan Wirasana. Kerusakan jalan lainnya yang ditinjau meliputi jalan lingkar Barat, jalan Soekarno – Hatta (Lingkar Selatan), jalan tembus Grecol – Kalimanah, jalan Jompo – Gambarsari, Gambarsari – Jetis.

Di rute Gambarsari – Jetis, kendaraan yang dinaiki bupati nyaris kandas karena lobang jalan yang sudah membesar dan penuh kubangan lumpur. Kendaraan harus jalan perlahan dan nyaris oleng.

Bupati Heru mengemukakan, dalam waktu dekat sejumlah fasilitas jalan yang rusak akan segera diperbaiki. Bupati ingin memastikan, infrastruktur kota yang juga mengalami kerusakan jangan sampai terlewatkan. ”Jalan-jalan di kecamatan dan desa, sudah akan diperbaiki, jangan sampai infrastruktur di kota malah terewatkan. Paling tidak ada keseimbangan antara pembangunan kota dan desa,” kata Heru.

Bupati juga mewacanakan pembangunan jalan antara Desa Slinga Kecamatan Kaligondang menuju Banjaran Kecamatan Bojongsari. Jalan ini melewati bendung Slinga yang tengah digarap. ”Jika ada jalan yang menghubungkan kedua wilayah ini, paling tidak bisa sebagai sarana rekreasi. Jalan tidak perlu lebar, tapi cukup dilewati kendaraan roda empat, bukan truk,” kata Heru.

Sementara Kepala DPUK Ir Sigit Subroto, MT, mengungkapkan, jalan Bancar – Jatisaba (pertigaan Lamongan) sepanjang 2,9 kilometer akan segera diperbaiki. Perbaikan itu meliputi 950 meter jalan di-overlay, dan sisanya di-patching (ditambal). Begitu pula dengan jalan Gambarsari – Jetis sepanjang 2,2 kilometer dengan pekerjaan 650 meter jalan overlay dan sisanya patching.

Untuk perempatan Bojanegara di jalan lingkar Barat Purbalingga, lanjut Sigit, juga akan diperbaiki. Sekitar 50 meter jalan yang rusak akan dibeton terlebih dahulu. ”Pembangunan jalan ini merupakan bagian pemeliharaan jalan Purbalingga – Kalitinggar sepanjang 4,2 kilometer, dengan 390 meter diantaranya dilakukan overlay, dan selebihnya patching,” kata Sigit.

Untuk jalan Soekarno – Hatta sepanjang 3,2 kilometer juga akan diperbaiki. ”Ruas jalan ini juga akan dibeton dalam beberapa tempat, di depan pangkalan truk Karangamanyar sepanjang 40 meter, perempatan Mewek 20 meter dan dekat tikungan sepanjang 20 meter,” kata Sigit. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.