Film “PIGURA” Rebut Gayaman Award dalam FFS 2011

Ditulis 10 Mei 2011 - 09:53 oleh Banyumas1

FILM JUARA: Suasana disela sela syuting film PIGURA (foto:cie/BNC)


PURBALINGGA – Sekali lagi, Film “Pigura’ garapan anak-anak SMP Negeri 4 Satu Atap Karangmoncol mengharumkan nama Purbalingga. Kali ini dengan keberhasilannya merebut Gayaman Award di Festival Film Solo 2011 akhir pekan lalu. Atas keberhasilannya, Darti dan Yasin, para sutradara Film “Pigura” menerima penghargaan berupa Keris yang konon dibuat khusus oleh seorang empu melalui ritual-ritual seperti pada masa kerajaan-kerajaan Jawa Kuna.

Guru Pembina Ekstra Kurikuler Film SMP Negeri 4 Satu Atap, Aris Prasetyo SSn mengatakan, film berdurasi 24 menit ini berhasil menyisihkan sekitar 169 film pendek garapan pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Jateng. Yang membanggakan, dari empat film yang berhasil menjadi nominasi, tiga diantaranya garapan anak-anak Purbalingga.

“Karena senang sekali masuk nominasi, kami datang beramai-ramai sampai 15 orang, karena bapak dan ibu guru lainnya juga ingin menjadi saksi kalau-kalau anak-anak juara lagi. Dan alhamdulillah, ternyata memang juara lagi,” ujar Aris, Senin (9/5).

Seminggu sebelumnya, salah satu sutradara “Pigura”, Yasin, juga menjadi Juara 2 dalam International KidFfest 2011, sebuah festival film anak dan remaja tingkat internasional yang digagas oleh Sineas Nia Dinata didukung sebuah perusahaan es krim ternama. Yasin yang masih kelas VII di sebuah SMP di pelosok Tunjungmuli Karangmoncol ini sukses menumbangkan anak-anak kota yang lebih kaya dan dewasa, dalam film berdurasi 5 menit berjudul “Sang Maestro Yang Tak Dikenal”.

Produktif

SMP Negeri 4 Satu Atap sejak kehadiran Aris menjadi populer karena berbagai prestasi di bidang perfilman dan termasuk sangat produktif. Setelah sukses di Festival Film Anak dua tahun berturut-turut, Festival Film Solo tiga tahun berturut-turut dan menembus Festival Film Indonesia (FFI) 2010, pada tahun ini Aris dan anak-anak didiknya siap memproduksi 3 film dokumenter dan 1 buah film cerita.

“Salah satu film dokumenter yang akan kita buat itu tentang kemiskinan. Ini memang pesanan Pak Wabup Sukento Ridho Marhaendrianto. Kita sedang mengadakan riset dan mengumpulkan berbagai data seputar orang-orang yang miskin dan cacad di Purbalingga. Syuting baru akan kita lakukan pas liburan sekolah,” jelasnya.

Dua film dokumenter lainnya berkisah tentang anak-anak berprestasi di SMP Negeri 4 Satu Atap, termasuk diantaranya Darti, sutradara film “Pigura” dan aktris film “Baju Buat Kakek” yang mendapat pujian sineas Dedi Mizwar.

“Untuk film ceritanya berjudul “Topi Komandan” cerita tentang persahabatan pelajar dan topi yang sangat berharga untuk upacara,” tuturnya membocorkan. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response