11 Tahun tak Digaji, Keluarga TKI Mengadu ke LBH

Ditulis 20 Apr 2011 - 14:17 oleh Banyumas1

MARSIYEM: Marsiyem TKI bernasib naas, sebelas tahun bekerja di Arab Saudi tak pernah digaji (foto:nan/BNC)


BANYUMAS-nasib tenaga kerja indonesia, tki, selalu dirundung malang. seorang tki asal Banyumas, Jawa Tengah selama sebelas tahun tidak mendapatkan gaji. tidak hanya itu, setelah pihak keluarga mengusutnya, TKI tersebut malah disekap sang majikan , dan hingga kini belum diketahui nasibnya.

Dengan ditemani keluarganya, orang tua Marsiyem, TKI yang bekerja di Arab Saudi, Rabu (20/04) siang mendatangi LBH Perisai Kebenaran di kota Purwokerto. warga desa losari kecamatan rawalo kabupaten Banyumas Jateng ini melaporkan anaknya yang bekerja di Arab.

Tangis tak terbendung saat, Mustardjo tiba di LBH tersebut. Pria yang merasa sangat kehilangan anaknya ini terus menerus menangis meskipun sudah berusaha ditenangkan.

Marsiyem bekerja di Arab Saudi selama 11 tahun, namun tak pernah mendapat gaji. Oleh karena itu pihak keluarga dua tahun lalu mengusut masalah ini ke majikan lewat PJTKIi yang memberangkatkannya.

Namun sejak kasus tersebut diusut, pihak keluarga kehilangan kontak. Informasi terakhir menyebutkan, Marsiyem kini disekap dan tidak diperbolehkan keluar kamar dan apalagi berkominikasi dengan keluarganya di indonesia.

“LBH Perisai Kebenaran akan mengusut kasus ini karena ada indikasi tindak pidana berupa eksploitasi dan perdagangan manusia. LBH selain akan menuntut gaji selama sebelas tahun yang tidak dibayarkan, juga akan melaporkan kasus ini ke polisi,” ujar Ketua LBH Perisai Kevenaran,Sugeng,SH,MH (BNC/nan).

Tentang Penulis

Leave A Response