Gubernur Minta Pembangunan Jembatan Kemangkon – Sokaraja Dipercepat

Ditulis 18 Apr 2011 - 09:48 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Gubernur Bibit Waluyo minta pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga dengan Desa Petir Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, dipercepat. Gubernur memberikan jangka waktu paling lambat tahun 2012, pembangunan sudah mulai dilaksanakan.
“Ini memang tidak bisa dipisahkan dari rencana pembangunan pabrik gula di Kedungbenda. Semula Pak Gub seperti kurang antusias dengan rencana berdirinya pabrik gula yang menuju jalan provinsi sampai 10 km. Dengan adanya jembatan ini, akses jalan provinsi dari rencana pabrik gula hanya 3,5 km, beliau langsung minta pembangunan jembatan itu dipercepat,” ujar Bupati Drs H Heru Sudjatmoko MSi dalam Rapat Pembahasan Rencana Pembangunan Jembatan Kemangkon – Sokaraja di Ruang Rapat Bupati, Kamis (14/4).
Menurut Bupati, Gubernur juga meminta Bakorwil III untuk memfasilitasi pertemuan Pemkab Banyumas dengan Pemkab Purbalingga khusus membicarakan rencana pembangunan jembatan ini. Rencana anggaran sekitar Rp 28 miliar, diambil dari sharing APBD Purbalingga dan Banyumas masing-masing Rp 5 miliar, sisanya APBD Provinsi Jateng.
“Pak Gubernur malah menawarkan untuk bareng-bareng menghadap ke pusat untuk lebih mempercepat dan meperlancar pembangunan jembatan ini,” imbuhnya.
Sebagai upaya pendukung, Pemkab Purbalingga juga telah menganggarkan dana senilai Rp 500 juta untuk memperlebar jalan dan jembatan Desa Panican – Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon. Bahkan, pertigaan Desa Panican akan diperluas untuk memudahkan kendaraan besar bermanuver.
Sayangnya, meskipun Gubernur telah antusias mendukung rencana pembangunan jembatan itu, ternyata pembangunan jembatan ini belum dianggarkan oleh Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Oleh karenanya, Bupati berencana mengirimkan surat kembali agar pembangunan jembatan ini dapat dimasukkan dalam perubahan APBD Provinsi Jateng tengah tahun ini.

Pabrik Gula dan Bina Marga Harus Match
Menurut laporan Camat Kemangkon, dari pertemuan PT Putra Giri Manis selaku pemilik rencana pabrik gula dan Tim 16 selaku perwakilan masyarakat di Kemangon Rabu malam (13/4) menyebutkan peletakan batu pertama pendirian pabrik gula akan dilaksanakan 227 Mei 2011. Sementara untuk pembayaran tanah milik sekitar 164 warga Kedungbenda akan dilakukan awal Mei 2011 oleh PT PGM.
“Saya berharap, untuk jadwal pembangunan PT PGM itu harus match dengan pembangunan jembatan dan jalan ini. Jangan sampai saat jalan dan jembatan belum tuntas dibangun, kendaraan berat yang mengangkut peralatan pabrik yang katanya berton-ton itu lewat. Ini kan malah bisa membuat jalan jadi berantakan. Mohon untuk SKPD terkait mengkoordinasikan hal ini dengan PT PGM,” ujar Sekda Purbalingga Drs Subeno MM, yang menjadi pemimpin dalam rapat di Ruang Rapat Bupati itu. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response