Tingkat Pengangguran di Jateng Masih Tinggi

PURBALINGGA – Angka Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011 diperkirakan mencapai 6 persen dari jumlah angkatan kerja sekitar 16,86 juta orang. Sementara pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2011 diprediksi mencapai 5,75 – 6,25 persen, dengan inflasi berada pada kisaran 5 – 5,5 %.

”Jika dibanding angka pengangguran pada tahun 2010, angka TPT mengalami penurunan. Pada 2010 prosentase penganggur sebanyak 6,21 persen atau setara dengan 1,05 juta orang. Untuk tahun 2011 kami targetkan menjadi 6 persen, dan pada 2012 menjadi 5,8 persen,” kata Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Herru Setiadhie, SH, M.Si disela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Purbalingga, Selasa, (29/03/2011).

Dikatakan Herru, kondisi perekonomian yang semakin baik, kestabilan nilai tukar rupiah yang membaik pada 2011, dan adanya stimulus fiskal dari pemerintah, maka secara keseluruhan kondisi ekonomi makro Jateng akan mengalami perbaikan. ”Kami mentargetkan pertumbuhan ekonomi Jateng pada 2012 diperkirakan sebesar 6,5 – 6,75 persen, sementara angka laju inflasi diperkirakan pada kisaran 4 – 6 persen,” kata Herru.

Untuk angka kemiskinan, lanjut Herru, mengalami penurunan dari 5,86 juta jiwa (17,72 %) pada tahun 2009, menjadi 5,36 juta jiwa (16,56 %) pada tahun 2010. ”Tahun 2011 kami targetkan penduduk miskin menurun menjadi 15 – 16 % dan pada tahun 2012 sebesar 14,34 %,” kata Herru. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.