Perubahan Nama Jabatan,105 Pejabat Dilatik

Ditulis 29 Mar 2011 - 09:03 oleh Banyumas1

GANTI NAMA: Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi saat melantik 105 pejabat di pendopo bupati setempat, Senin (28/03) (foto:cie/BNC)

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi tuntas merombak susunan aparatur di lingkungan Pemkab Purbalingga dalam tiga kali pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat Eselon II, III, IV dan V. Dari 169 pejabat yang diambil sumpahnya, 105 diantaranya dilantik karena perubahan nama jabatan.

“Keseluruhan pejabat yang saya lantik 169 orang. Sebanyak 64 pejabat promosi dan mutasi, 105 pejabat lainnya dilantik karena perubahan nama jabatan. Dari 105 pejabat yang dilantik karena perubahan nama jabatan, 25 orang diantaranya telah dilantik tanggal 19 dan 26 Maret lalu. Sisanya hari ini, ada 80 pejabat,” jelas Bupati dalam sambutannya pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Eselon III dan IV di Pendopo Dipokusumo, Senin (28/3).

Perubahan nomenklatur atau nama jabatan antara lain terjadi pada Bagian Humas Setda Purbalingga. Dwi Meiyono BA yang semula Kepala Subbag Dokumentasi berubah menjadi Kepala Subbag Publikasi dan Dokumentasi dan Ir Prayitno MSI yang semula Kepala Subbag Pemberitaan dan Media Massa berubah menjadi Kepala Subbag Analisis dan Kemitraan Media.

Dalam pelantikan kali ini, seorang pejabat tidak hadir karena sakit. Pejabat itu bernama Ir Edi Sulistiyanto MP, Kepala UPT Dinas Pertanian dan Kehutanan Wilayah II yang kini dilantik menjadi Kepala UPT Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Wilayah II. Pelantikan ini menjadi pelantikan terakhir dalam perombakan di awal tahun 2011 ini.

“Susunan jabatan baru secara keseluruhan akan kami evaluasi dalam dua tahun. Evaluasi bukan berarti sesuatu yang menakutkan, bisa jadi sarana untuk penentuan promosi,” tegasnya.

Bupati menambahkan paling cepat akhir 2011 atau awal 2012, akan dilaksankaan pengaturan susunan aparatur lagi terkait habisnya perpanjangan masa pensiun beberapa pejabat. Beberapa pejabat itu antara lain Sekda Drs Subeno MM per 1 Oktober 2011, disusul empat pejabat eselon II lainnya yaitu Heny Ruslanto SE (Kepala Dinas Pendidikan), C Sumarni DS SE (Kepala DPPKAD), Ir Drajat Dwi Handojo (Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan ) dan Imam Subijakto SSos MSi (Asisten Administrasi).

Menurut Bupati, pelantikan terdekat terjadi di lingkungan Dinas Kesehatan dengan menunggu kesiapan Kepala Dinas Kesehatan dr Hj Dyah Retnani Basuki MKes dalam menyelesaikan proses alih jabatan struktural ke fungsional dengan menjadi salah satu dosen di Fakultas Kedokteran UNSOED Purwokerto.

Parameter Penentuan Jabatan

Bupati mengakui tentu ada pihak-pihak yang tidak puas dengan pelantikan di awal tahun ini. Sebagai contoh, mereka yang belum dipromosikan meskipun pendidikan dan masa kerja telah sangat mendukung.

“Jabatan tidak hanya mengandalkan pendidikan dan lamanya masa kerja. Tapi juga melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, pangkat, nilai pengabdian, komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara,” tegasnya.

Bupati menekankan peran pejabat struktural pada semua jenjang harus mampu menguasai setidaknya setengah kemampuan manajerial dan setengahnya lagi kemampuan teknis operasional dan didukung dengan penguasaan sistem, tata cara, standar operasional dan prosedur kerja yang normatif telah tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Bupati mempersilahkan setiap PNS merencanakan karirnya, tapi tidak menargetnya.

“Merancang karir silahkan, bukan hal yang tabu. Tapi tidak menargetnya. Karena kalau sudah menarget menduduki jabatan tertentu, kalau tidak terwujud akan sangat kecewa,”imbuhnya  (BNC/(cie).

Tentang Penulis

Leave A Response