Jangan ada Preman Hambat Investasi

Ditulis 16 Mar 2011 - 16:54 oleh Banyumas1

Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.si

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si meminta semua pihak dan masyarakat untuk mendukung iklim investasi di Purbalingga. Dengan investasi yang ditanamkan, maka akan mampu membuka lapangan kerja baru dan pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disisi lain kondisi sosial juga sangat menentukan kahadiran investor di Purbalingga.

“Jangan sampai preman menjadi penghalang investasi, baik preman di kabupaten maupun di lapangan. Saya berharap, mudah-mudahan tidak ada,” kata Bupati Heru Sudjatmokoketika memberikan sambutan pada acara penyerahan hadiah pelunasan PBB tahun 2010 di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Rabu (16/3).

Dikatakan Bupati, jika ada pungutan-pungutan baik ditingkat kabupaten maupun di lapangan terhadap para calon investor, tentu akan berpengaruh untuk menentukan rencana investasi di Purbalingga. Oleh karenanya, Bupati Heru mengingatkan kembali agar menghilangkan premanisme terhadap investor.

Dibagian lain Bupati mengemukakan, pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi kepada investor yang akan menanamkan modal di Purbalingga. Bupati menyebut, sudah ada beberapa investor yang serius akan menanamkan investasi dan salah satunya pabrik gula PT PGM (Putra Giri Manis). Investor PGM setidaknya membutuhkan lahan seluas antara 40 hingga 50 hektar untuk lokasi pabrik, belum lagi untuk lahan budidaya tebu.

“Untuk menyiapkan lahan seluas itu tentu harus melibatkan masyarakat, karena yang punya lahan masyarakat. Saya tidak akan membohongi masyarakat,  dan tidak akan ngakali masyarakat ketika ada investor butuh tanah. Pemkab hanya memfasilitasi dan masyarakat harus diuntungkan,” kata Bupati Heru.

Dibagian lain Bupati Heru mengatakan, selain kedatangan investor yang akan membuka lapangan kerja, Pemkab berharap masyarakat memiliki semangat berwirausaha sehingga bisa menciptakan lapangan usaha sendiri. “Keberadaan pabrik di Purbalingga diperlukan, tetapi usaha masyarakat juga diperlukan. Sehingga masyarakat tidak tergantung keberadaan pabrik,” kata Heru.

Untuk mendukung semangat wirausaha masyarakat, Bupati Heru Sudjatmoko akan segera merealisasikan program bantuan Rp 1 juta untuk setiap RT yang jumlahnya di Purbalingga ada 4.968 Rukun Tetangga (RT). “Jadi ada sekitar dana Rp 5 milyar yang diberikan ke RT. Saya berharap, seluruh RT dapat memanfaatkan dengan baik dan dikelola hati-hati. Untuk RT yang sudah mengadakan simpan pinjam, bantuan ini dapat sebagai tambahan modal, sedang yang belum memiliki simpan pinjam agar dibentuk lebih dulu,” pinta Bupati Heru. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. SIP 20/03/2011 pukul 05:44 -

    setuju pak Bupati jangan ada pungutan2 dan ijin dibuat cepat n mudah. jangan spt di Banyumas, bikin IMB saja muter-2 harus ke BLH bikin surat pernyataan pengelolaan lingkungan hdup (SPPLH) yang pejabatnya jarang di tempat….. Katanya selasa dan kamis ada di Badan Penanaman Modal (BPM), tapi ternyata ga ke situ petugasnya… didatangi kantornya gak ada orang, didatangi lagi pejabatnya gak di tempat, datang lagi lagi rapat… untuk BLH saja urusan seminggu lebih…….. kapan majunya Banyumas? dan sangat keterlaluan di depan saya ada orang bagi-bagi amplop…. ke karyawan, apa itu sangu kondangan? uanga apaan itu? sogokan dari investor? lha apa kudu nyogok jaman siki?

Leave A Response