Perajin Sapu Glagah Kewalahan Penuhi Permintaan Ekspor

Ditulis 10 Mar 2011 - 22:39 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
405
Dalam Tag

SAPU GLAGAH: Perajin sapu glagah Purbalingga ini kebanjiran pesanan (foto:tgr/BNC)

PURBALINGGA – Para perajin sapu glagah di Purbalingga mengaku kuwalahan memenuhi permintaan pangsa pasar ekspor. Sejumlah negara seperti Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand meminta pasokan sapu glagah model ’Rayung’ dan ’Lakop’ rata-rata 200.000 buah sapu setiap bulannya.

Kepala Bidang Industri pada Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Drs Agus Purhadi Satyo yang didampingi Kasubag Pemberitaan & Media Massa Bagian Humas Setda Ir Prayitno, M.Si kepada wartawan, Kamis (10/3) mengatakan, konsumen Korea Selatan sangat menggemari produksi sapu glagah model Rayung. Sapu Rayung adalah sapu yang berbahan hampir sebagian besar menggunakan glagah, termasuk gagang sapu yang berasal dari tangkai glagah yang diikat rapi. Sementara konsumen dari Malaysia dan Thailand lebih menyukai sapu glagah model Lakop. Beda sapu Lakop ini pada tangkai pegangan sapu. Sapu Lakop menggunakan tangkai dari bambu atau dari kayu yang diikatkan dengan glagah menggunakan  plastik.

”Jenis sapu Rayung saat ini baru diproduksi oleh salah satu perajin dari Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara. Perajin tersebut yakni bambang Triyono, meski dengan jumlah karyawan hampir 100 orang namun hanya mampu membuat 15 buah sapu per hari per orang,” kata Agus Purhadi Satyo.

Sedang untuk perajin sapu glagah jenis Lakop, selain diproduksi oleh Bambang, juga diproduksi oleh para perajin dari Kecamatan Karangreja. ”Perajin di Purbalingga hanya bisa mampu membuat 40 ribu buah sapu jenis lakop per bulan. Hal ini masih bergantung pada bahan baku rumput glagah yang tersedia,” kata Agus.

Agus menambahkan, harga sapu glagah jenis Rayung dilepas oleh perajin Rp 6.000 per buah. Sapu ini kemudian dikirim ke eksportir dari Korea yang berdomisili di Cirebon. ”Jika dihitung, nilai ekspor ini mencapai Rp 400 juta per bulan,” kata Agus sembari menambahkan, untuk sapu glagah model Asoi dan SMS (setengah miring) lebih banyak disukai konsumen dalam negeri. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. sohari 15/06/2014 pukul 14:13 -

    alamat pabrik sapu gelagah di mana ya? saya mau beli

  2. ardy 27/07/2013 pukul 10:37 -

    salam hormat,
    saat ini kami masih produksi dowel polos rimba jawa campur, bagi yg berminat hubungi 085257622199 dan 085850060502, serius kami produksi bukan broker
    posisi di jawatimur, trimakasih sebelumnya dan atensinya kami tunggu agan – agan yg mau order,…..
    wassalam…

  3. hendrik 01/01/2013 pukul 19:59 -

    saya memproduksi dowel kayu atau gagang sapu dan gagang pel, spesifikasi dowel saya kayu keras, lurus, jenis kayu campur dr sumatra, sudah amplas halus, dowel bisa dibuat drat dan dom, bagi rekan-rekan yang butuh atau ada informasi bisa hubungin saya di no 081510997722 atau 02192708797. Terimakasih

  4. hendrik 01/01/2013 pukul 19:53 -

    saya memproduksi dowel kayu untuk gagang sapu dan pel, dengan spek kayu campuran kayu sumtra, dowel lurus, dan halus, kami bs buat drat dan dom pada ujung” dowel tersebut, bila rekan-rekan ada yg memerlukan dowel kayu bisa hubungin saya di no 081510997722 atau 021 92708797

  5. zita 14/08/2012 pukul 17:36 -

    Saya sempat memproduksi tangkai/gagang sapu untuk export ke Jepang. Namun kendalanya ada banyak calo/makelar sehingga tidak bisa langsung ke buyer. Dan finally karena ada kecurangan pembayaran dari pihak calo/makelar yg akhirnya pengiriman tangkai/gagang sapu tersebut saya hentikan.

    Kami masih simpan stock berupa gagang/tangkai sapu dari kayu mahony & mangga tersebut dalam jumlah besar sekitar 10 CBM.

    Mohon bila ada pembaca yg berminat hubungi saya langsung di no 081901190500 / 082173777654

    Thanks,
    Zita

  6. ady 02/05/2011 pukul 23:01 -

    Saya memproduksi lakop sapu kwalitas export.
    Saat ini lakop saya sdh dipakai utk export oleh beberapa pengrajin ke Korea.
    Silahkan menghubungi saya di 0812,1090,1968 atau 0818,157672.
    Bila pembaca ada yg mengetahui pengrajin sapu yg membutuhkan lakop tolong kirimkan alamat dan no teleponnya ke no di ata. terima kasih

    Ady

Leave A Response