Plt Setda Banyumas: Semua Mutasi Sudah ada Yang Mengatur

Ditulis 07 Mar 2011 - 14:51 oleh Banyumas1


PURWOKERTO- ”Mutasi dan promosi adalah hal yang biasa dalam perjalanan karir seorang PNS. Semua itu adalah bagian dari dinamika organisasi yang harus kita hadapi dan kita sikapi dengan dewasa. Kita ini ada yang mengatur. Tidak hanya dunia kerja, dunia dalam arti luaspun ada Yang Maha Mengatur, yaitu Tuhan. Oleh karenanya kita memang harus melaksanakan aturan-aturan itu dengan baik. Apabila kita menjalani kehidupan sesuai dengan aturan-aturan yang seharusnya, maka tidak akan terjadi kekagetan-kekagetan, termasuk dalam menyikapi persoalan rotasi jabatan.” Demikian sebagian isi amanat yang disampaikan oleh Plt. Setda Kabupaten Banyumas, Drs. Purwito, MHum kepada para pegawai di lingkungan Setda, Setwan dan DPPKAD Kabupaten Banyumas, Senin (24/1), pada pelaksanaan apel pagi di halaman Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas.

Isi amanat Purwito tersebut terkait dengan rotasi jabatan struktural eselon II dan eselon III di lingkungan Pemkab Banyumas yang belum lama ini kembali dilakukan. Sebagaimana diketahui, 5 orang pejabat struktural eselon II.b, Senin (21/2) yang lalu telah dilantik dan diambil sumpahnya. Dari kelima pejabat tersebut, 3 orang mengalami mutasi dalam lingkup jabatan Eselon II, dan 2 orang mendapatkan promosi jabatan dari Eselon III menjadi Eselon II. Sementara untuk eselon III, Pengambilan Sumpah dan Pelantikan telah dilaksanakan Jum’at (04/3). Pejabat yang dilantik sejumlah 31 orang, dimana 20 orang mengalami mutasi, dan 11 orang mendapatkan promosi.

Purwito berpesan agar segenap pegawai di lingkungan Pemkab Banyumas dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai PNS dengan baik. ”PNS tidak boleh merasa nyaman di suatu tempat saja, tetapi harus siap ditempatkan dimanapun” ungkap Purwito. ”Dalam bekerja kita juga harus punya prinsip, jangan mudah terpengaruh oleh perasaan, apalagi oleh pengaruh-pengaruh yang tidak baik dari rekan kerja maupun lingkungan sekitarnya. Kemudian, keberhasilan dalam bekerja jangan hanya diukur dari keinginan untuk mencapai seperti apa yang dicapai orang lain. Tetapi semua kembali kepada niat kita dan upaya optimal yang telah kita lakukan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab perkerjaan” imbuhnya.

Mengenai kesempatan mencapai posisi atau jabatan dalam pekerjaan, Purwito mengingatkan agar seluruh pegawai menyadari bahwa semua posisi yang diraih sudah ada yang mengatur, yang terpenting kita bekerja sebaik-baiknya, jabatan itu akan datang dengan sendirinya di saat yang tepat. ”Apabila seseorang merasa kehilangan satu kesempatan untuk meraih jabatan seolah-olah merasa telah tertutup baginya 1 pintu kebaikan, maka ingatlah, ketika Allah menutup 1 pintu kebaikan, sesungguhnya Dia membuka banyak pintu kebaikan yang lain” ungkapnya berfilosofi.

Di akhir sambutannya Purwito juga mengajak kepada seluruh peserta apel pagi untuk terus berupaya meningkatkan kedisiplinan diri PNS, terlebih saat ini PNS dihadapkan dengan aturan-aturan baru dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS, dimana ketidakdisiplinan seorang PNS, termasuk di dalamnya ketidakhadiran dalam mengikuti apel pagi betul-betul dapat mengakibatkan dijatuhinya hukuman atau sanksi disiplin (BNC/sbr)

Tentang Penulis

Leave A Response