Wisatawan Eropa Juluki Purbalingga Kota Kayak

PURBALINGGA  –  Kayaker asal Slovenia, Andraz Krpic menilai Purbalingga layak disebut sebagai kota kayak. Presiden freestyle kayaking Slovenia itu bahkan menulis pernyataannya itu pada sebuah website, www.duemstuff.com.

“Saya kira sebutan kota kayak untuk Purbalingga sangat tepat. Selama dua minggu terakhir ini saya menyaksikan Purbalingga lebih dari pantas mendapat sebutan itu,” tutur Andraz kepada wartawan, sebelum bertolak ke hulu Sungai Tung Tung Gunung bersama para instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta, Minggu (13/2).

Sejak 2 Pebruari lalu, Andraz berada di Purbalingga untuk mengarungi sungai-sungai gunung (creek) yang ada di Purbalingga dan sekitarnya. Didampingi empat instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta (SKT), Andraz berencana mengarungi hulu sungai-sungai Tung Tung Gunung, Sungai Tambra, Klawing dan sungai lainnya.

Kepada KR, Andraz menegaskan, Purbalingga bisa dikembangkan sebagai kota tujuan kayaking (kayaking destination). Baik untuk belajar, maupun olahraga dan wisata kayak.

“Semua yang dibutuhkan untuk belajar dan berwisata kayaking tersedia di Purbalingga. Disini juga ada Tirtaseta sebagai sekolah kayak terbaik di Indonesia dan sungai-sungai yang ideal, indah dan masih alami dan eksotik,” ujar juara nasional freestyle kayaking Slovenia itu.

Sementara itu, Direktur Sekolah Kayak Tirtaseta, Toto Triwindarto mengatakan, Purbalingga kerap dikunjungi kayaker mancanegara. Kayaker dari berbagai negara seperti Prancis, Inggris, Spanyol, dan negara lain datang ke Purbalingga khusus untuk berkayak.

“Ini menunjukkan bahwa Purbalingga memang memiliki daya tarik kuat sebagai tempat kayaking,” kata Toto.

Workshop

Terkait agenda Andraz Krpic di Purbalingga, menurut Toto, selama dua pekan terakhir Andraz bersama tim Sekolah Kayak Tirtaseta menyelenggarakan workshop mengenai kayaking. Materi dalam workshop itu juga menyangkut metoda mengajar kayaking yang efektif bagi tingkat pemula hingga tingkat lanjut dengan standar pengajaran internasional.

“Dengan workshop ini, Sekolah Kayak Tirtaseta berkesempatan menyempurnakan metoda pendidikan kayaking, sehingga peserta pelatihan kayak pada sekolah kami akan mendapatkan lingkungan yang paling kondusif untuk belajar kayak,” ujar peraih sertifikat mengajar kayak dari berbagai negara itu.

Di sela-sela workshop tentang metoda mengajar kayaking, Andraz juga berkesempatan mencoba Sungai Klawing dan Sungai Cahyana yang menurut Andraz memiliki daya tarik tersendiri.

Pekan ini, Andraz bersama para instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta akan mengadakan roadshow ke sekolah-sekolah di wilayah Purbalingga untuk melakukan presentasi tentang kayaking di sekolah-sekolah serupa di Eropa.

Selanjutnya, Andraz bersama tim Tirtaseta akan mengarungi beberapa sungai gunung atau creek di Purbalingga dan sekitarnya yang belum pernah diarungi sebelumnya.   (BNC/rus)

3 Comments

  1. Bertambah satu lagi potensi Purbalingga yang bisa dieksplor. Mudah-mudahan potensi kayak ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian purbalingga. Bukan tidak mungkin Purbalingga bisa go international karenanya

  2. kalo bisa di perbanyak acara dan di promosikan supaya menarik perhatian kayaking/pengemar olah raga kayak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.