Pemkab Purbalingga dan Banyumas Rintis Pembangunan Jembatan Klawing

Ditulis 21 Feb 2011 - 22:17 oleh Banyumas1


PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan Banyumas merintis pembangunan jembatan diatas sungai Klawing yang menghubungkan antara Desa Petir Kecamatan Sokaraja (banyumas), dengan Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon (Purbalingga). Jika jembatan ini terealisasi, maka akan menghemat jalan tembus Purwokerto menuju Semarang. Selain itu juga untuk mendukung jika kelak pembangunan banadara udara Wirasaba menjadi bandara komersial direalisasikan.

Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si disela-sela peresmian hasil kegiatan Program pemberdayaan Masyarakat Nasional (PNPM) Perdesaan se-Kecamatan Kemangkon yang dipusatkan di Desa Kemangkon, Senin (21/2) mengungkapkan, pihaknya bersama Bupati Banyumas Mardjoko telah menandatangani usulan bersama untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sudah mengusulkan kepada pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat, jika dapat terwujud maka akan membuka akses jalan tembus baru yang menghubungkan wilayah Banyumas dan Purbalingga,” kata Bupati Heru Sudjatmoko.

Bupati Heru menegaskan, jika pembangunan jembatan direalisasikan maka konsekuensinya akan ada pelebaran jalan mulai dari Sokaraja dan beberapa desa yang melintasi wilayah kecamatan Kemangkon.

“Saya berharap, warga masyarakat di desa-desa yang terlewati seperti Desa kedungbenda, Senon, Bokol, Panican dan Kemangkon untuk bisa mendukung dengan memberikan tanahnya. Tanah milik warga memang jadi berkurang, tapi dengan akses jalan baru maka harga tanah akan meningkat. Pokoknya prinsip pemerintah tidak akan membohongi rakyat. Soal tanah, Pemkab arep ora nglomboni rakyat,” ujar Bupati Heru.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Purbalingga Ir Susilo Utomo, M.si dalam kesempatan yang sama mengatakan, Pemkab Purbalingga dan Pemkab Banyumas sudah dua tahun terakhir ini berjuang untuk mengegolkan jembatan diatas sungai Klawing yang menghubungkan Sokaraja dan Purbalingga. “Usulan sudah dua tahun ini, tapi belum terealisasi. Ketika usulan awal, dana yang dibutuhkan untuk membangun jembatan sebesar kurang lebih Rp 12 milyar. Mudah-mudahan pemerintah pusat dapat memberikan persetujuan untuk pembangunan jembatan ini,” kata Susilo Utomo. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response