Potensi Ceruk Bank Syariah di Banjarnegara

Ditulis 09 Feb 2011 - 22:15 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Produk dari Bank Syariah punya potensi pasar yang besar di Banjarnegara. Hal ini dikarenakan masyarakat Banjarnegara cenderung agamis. Artinya, peluang pasar sudah terbuka, tinggal bagaimana Bank Syariah memasarkan produk dengan dasar syariah yang berbeda dengan bank konvensional ini kepada masyarakat. Demikian jelas Bupati Drs. Ir. Djasri, MM, MT di hadapan peserta Sosialisasi Produk Bank Syariah Mandiri di Sasana Bhakti Praja, Rabu.

Mereka yang hadir sebagai peserta adalah Sekretaris Badan/Dinas, Sekretaris Kecamatan, Kasubag, Kasi, Perwakilan Perusda, Perwakilan Asossiasi Pengusaha, dan para pembuat dokumen gaji dari setiap SKPD.

Lebih lanjut Djasri menambahkan sesuai dengan namanya maka yang berlaku atau diterapkan dalam jasa perbankan ini benar-benar merupakan sistem syariah murni. Bukan merupakan sistem syariah yang sudah dilakukan penyesuaian di sana-sini. “Kalau betul syariah murni saya akan ikut menjadi nasabah” lanjutnya.

Djasri mengingatkan, meskipun metode perbankan dengan sistem syariah ini sudah berkembang cukup lama namun produk perbankan dengan sistem syariah murni belum memasyarakat. Masyarakat tampaknya pun belum paham betul bagaimana sebetulnya perbankan dengan sistem syariah tersebut. Terbukti di tengah masyarakat masih ditemuinya pendapat bahwa jasa pinjaman dengan sistem syariah ini kalau dihitung-hitung sama dengan jasa bank konvensional karena jatuhnya juga dikenakan bunga. “Ini menunjukkan pentingnya sosialisasi tentang perbankan syariah” katanya.

Mulyanto, Kabag Perekonomian menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan acara ini adalah sosialisasi produk-produk perbankan Syariah. Harapanya adalah dipahaminya produk-produk tersebut oleh para PNS. “Dengan total jumlah pegawai yang mencapai 11 ribu orang, dan mayoritas beragama Islam, tentunya PNS Pemkab merupakan pasar potensial” katanya.

Sementara itu, Sukma Dwi Priyanto Pimpinan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Banjarnegara mengatakan dalam sosialisasi ini diantaranya dipasarkan produk talangan haji dengan sistem syariah dan pembiayaan implan untuk pegawai.

Target pemasaran produk Bank Syariah Mandiri di wilayah Banjarnegara untuk satu tahun adalah 32 Milyar. Total dalam tiga bulan ini omset Bank yang dipimpinya sudah mencapai 10 Milyar yang dihasilkan dari Talangan Haji, UMKM dan produk lainnya. “Saya optimis dapat raih target karena berdasar survey Bank Indonesia prevelensi masyarakat Banjarnegara terhadap Bank Syariah paling tinggi di wilayah Karesidenan Banyumas” katanya. (BNC/eko)

Tentang Penulis

Leave A Response