Jadi Politisi, Istri Lurah Tetap Boleh Jadi Ketua TP PKK

Ditulis 29 Des 2010 - 21:55 oleh Banyumas1

TERIMA HADIAH: Seorang Peserta Jambore Kader PKK Tingkat Nasional, Ny. Erawati Takarina menerima penghargaan yang diserahkan melalui Wakil bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto pada puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-38 Tk. Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo, Rabu (29/12). (foto:cie/BNC)

PURBALINGGA – Istri lurah atau kades tetap boleh menjadi Ketua Tim Penggerak PKK kelurahan atau desa meskipun sehari-hari aktif di partai politik maupun di lembaga legislatif. Hal ini menjadi kesepakatan Hasil Rakernas VII PKK di Jakarta yang disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ny. Sudarli Heru Sudjatmoko dalam puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Kab. Purbalingga di Pendopo Dipokusumo, Rabu (29/12).

“Yang bersangkutan tetap menjadi Ketua TP PKK setempat sepanjang tidak membawa aspirasi politiknya,” ujar Sudarli di depan para Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Sudarli menambahkan, ketentuan yang sama juga berlaku pada istri menteri dalam negeri, istri gubernur, bupati/ walikota dan camat. Untuk mengantisipasi agar gerakan PKK tetap berjalan lancar, jika memang Ketua TP PKK setempat seorang politisi atau anggota legislatif, harus menunjuk Pelaksana Tugas harian secara bergantian dari Ketua / wakil Ketua yang diketahui Ketua Dewan Penyantun.

Rakernas tersebut juga merubah peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang biasa dilaksanakan setiap 27 Desember menjadi 4 Maret mulai tahun 2011. Hal ini didasarkan penyelenggaraan Rakernas I pada tanggal 4 Maret 1982. Sementara untuk peringatan 27 Desember sebelumnya menggunakan dasar Mendagri Mengeluarkan Surat Kawat NO. SUS 3/6/12  tentang perubahan kepanjangan PKK dari Pendidikan Kesejahteraan Keluarga menjadi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga.

Dihadiri 500 orang termasuk tamu undangan di luar kepengurusan PKK, pada  puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-38 tingkat Purbalingga ini juga diserahkan sejumlah penghargaan pada kader berprestasi baik di tingkat nasional maupun provinsi. Mereka menerima hadiah yang diserahkan melalui Wakil Bupati Sukento Ridho Marhaendrianto, didampingi Ketua TP PKK Kab. Purbalingga Ny. Sudarli Heru Sudjatmoko.

Para juara itu antara lain Juara II Lomba Pelaksana Terbaik HKG KB KES Tk. Provinsi Jateng a.n. Desa Kalimanah Kecamatan Kalimanah yang mendapatkan uang pembinaan sneilai Rp. 2.750.000,- selain piala dan piagam.             Disamping itu, Juara II Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tk. Provinsi Jateng a.n. Desa Penaruban Kecamatan Bukateja yang mendapatkan uang pembinaan sneilai Rp. 10 juta selain piala dan piagam penghargaan. Diberikan pula penghargaan kepada para peserta Jambore Kader PKK Tingkat Nasional a.n. Ny. Hj. Erna Purwanto, Ny. Erawati Takarina, Ny. Yuni B. Widjonarko, Nn. Ankati, Ny. Sunarti dan Ny. Yubik Joko. Yang terakhir, penerima penghargaan Lomba Mengarang dalam rangka HKG PKK yang diselenggarakan TP PKK Pusat a.n. Ny. Siti Nurachmi, Ny. Resti Umami Budihardjo, Ny. Sumirah dan Ny. Rr. Hendarti. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response