65 Atlet dan 10 Pelatih Purbalinga Terima Insentif

Ditulis 29 Des 2010 - 21:51 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Sebanyak 65 atlet dan pelatih dari 13 cabang olahraga yang ada di Purbalingga menerima insentif total senilai hampir Rp. 175.5 juta. Dana itu diambilkan dari APBD Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2010 untuk Pos Anggaran Pembinaan Atlet dan Pelatih yang dikucurkan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Purbalingga.

“Pemberian insentif ini untuk semakin memacu prestasi para atlet kita dan juga memotivasi para pelatih untuk mencetak atlet-atlet terbaik masa depan,” ujar Ketua Umum KONI Kabupaten Purbalingga, dr. Nonot Mulyono M.Kes dalam laporannya pada Temu Atlet dan Bupati di Operational Room Graha Adiguna, Rabu (29/12).

Mewakili Bupati yang berhalangan hadir, Wakil Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto meminta atlet untuk konsentrasi dan tekun dalam dunianya. Bukan hanya untuk meraih prestasi-prestais gemilang, lebih dari itu juga untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan mereka yang rata-rata masih muda.

“Jika generasi muda sudah rajin berolahraga apalagi menjadi atlet, akan sangat menekan anggaran negara dan keluarga untuk kesehatan. Karena biaya pengobatan bagi mereka yang sakit jauh lebih mahal daripada pemeliharaan kesehatan agar tidak sakit,” jelasnya.

Dalam temu Atlet, hadir juga atlet catur nasional asal Purbalingga, M. Lutfi Ali. Sejak menjadi atlet nasional, Lutfi kini berdomisili dan bersekolah di Jakarta agar dapat konsentrasi berlatih. Sejak tahun 2007, prestasi Lutfi terus meroket. Mulai sebagai juara II POPDA Jateng di Semarang (2007 dan 2008), Juara I Kejurprov. Jateng di Salatiga (2008), Juara I Junior Kejurprov. Jateng di Temanggung (2009), Juara III Kerjurnas di Palangkaraya Kalimantan tengah (2009), Juara I Kejurprov. Jateng di Cilacap (2010), Juara II Kejurnas di Manado (2010), Juara I Open Nasional  LEN di bandung (2009/2010), Juara I Liga Indonesia di senayan Jakarta (2010) dan pernah juga Juara I di Malaysia dalam Junior Asia Pasific.

Salah seorang atlet tinju kelas ringan, Hafit (18) mengaku senang sekali mendapatkan insentif senilai Rp. 700 ribu dari Pemkab Purbalingga. Ini kali keduanya Juara I Kejuaraan Tinju Tingkat Jateng Tahun 2010 ini menerima insentif dari APBD Kabupaten Purbalingga. Remaja yang masih bersekolah di SMK 2 Purworejo Klampok (HKTI) ini bergabung dalam pelatihan tinju di Purbalingga sejak duduk di bangku kelas 6 SD. Meskipun sama-sama berasal dari Kabupaten Banjarnegara, Hafit tidak menjadikan Chris John sebagai idola tanpa mengemukakan alasannya. (BNC/cie).

Tentang Penulis

Leave A Response