Masyarakat Diajak Tanam 1 Miliar Pohon

PURBALINGGA – Keseriusan Pemkab dalam mengantisipasi kerusakan alam tidak main-main. Bupati Drs H Heru Sudjatmoko MSi melalui Surat Edaran Bupati Nomor 522/ 6819 mengajak semua masyarakat Purbalingga menanam satu miliar pohon secara terus-menerus sepanjang tahun 2010 hingga 2011.

“Alam kita sudah terlalu parah rusaknya sehingga sering timbul bencana. Surat Edaran ini sebagai tindak lanjut  Program Nasional One Billion Indonesia Trees (OBIT) yang dicanangkan Presiden 28 November 2010 di Waduk Jatiluhur Jawa Barat,” ujar Kepala Bagian Humas Setda Purbalingga Drs Rusmo Purnomo, Jumat (3/12).

Selain Surat Edaran, kata dia, Bupati juga membuat Keputusan Bupati Nomor 522/236 Tahun 2010 tentang Penetapan Kelompok Kerja Penanaman Satu Miliar Pohon Kab. Purbalingga. Pokja yang terdiri dari jajaran pejabat pemerintah pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Purbalingga ini bertugas melaksnakaan sosialisasi, merencanakan, mengkoordinasi dan melakukan kegiatan penanaman, menyelenggarakan puncak kegiatan, menginvestasi hasil pelaksanaan penanaman serta memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan tugas.

“Lokasi tanam diupayakan mendukung manfaat ekologi, sosial, budaya, ekonomi dan estetika. Lokasinya bisa di ruang terbuka hijau perkotaan, median jalan yang masih memungkinkan, daerah tangkapan air, lahan kritis dan yang tidak kritis,” jelasnya.

Rusmo menambahkan, yang dimaksud ruang terbuka hijau perkotaan
meliputi lahan tanpa bangunan di dekat pemukiman, kompleks perkantoran, sekolah, pabrik dan fasilitas umum. Median jalan termasuk turus jalan sekitar kota dan luar kota serta sempadan sungai. Lahan kritis dan tidak kritis juga perlu ditanami, baik lahan milik masyarakat, perusahaan, desa, maupun
pemerintah/negara. “Yang paling prioritas adalah daerah tangkapan air atau catchment area sumber mata air baik di kawasan lindung dalam dan luar kawasan hutan, kawasan penyangga maupun kawasan budidaya,” imbuhnya.

Disamping menanam, dalam surat edaran itu, Bupati juga mengajak masyarakat memelihara setiap pohon yang ditanamnya dan menjaga keamanannya jika sudah memiliki nilai komersial. Bupati juga meminta masyarakat ketika ingin menebang pohon khususnya jenis tanaman kayu-kayuan, agar mempertimbangkan manfaat dan faktor ekonomi yang relatif menguntungkan (produksi maksimal). (BNC/c)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.