Ratusan Warga Klinting Geruduk Mapolsek

Ditulis 02 Des 2010 - 13:48 oleh Banyumas1
PENDEMO MENARI: Warga Desa Klinting Somagedhe berdemo sambil menari. Mereka menuntut penuntasan penyelewengan beras miskin (foto:nan/BNC)

PENDEMO MENARI: Warga Desa Klinting Somagedhe berdemo sambil menari. Mereka menuntut penuntasan penyelewengan beras miskin (foto:nan/BNC)

BANYUMAS-Ratusan warga Desa Klinting Kecamatan Somagedhe, Banyumas, Jateng, Kamis (02/11) siang mendatangi kantor Mapolsek dan Kecamatan setempat. Mereka menuntut Kades Klinting Mardi dan Sekdes Sutoyo diberhentikan, menyusul dugaan penyelewengan beras miskin (Raskin).

Dengan menggunakan satu truk dan sepedamotor pendemo menuju kantor desa Klinting. Mereka bermaksud menyegel kantor namun gagal karena dihadang aparat. Gagal menyegel kantor, pendemo kemudian menuju kantor kecamatan dan Mapolsek Somagede. Ditempat ini mereka menggelar aksi menuntut kades dan sekdes diberhentikan.

MEMBOPONG BERAS: Sambil membopong karung raskin, warga Desa Klinting, Somagedhe beremo menuntut kepala desa dan sekdes Klinting dicopot dari jabatannya (foto:nan/BNC)

MEMBOPONG BERAS: Sambil membopong karung raskin, warga Desa Klinting, Somagedhe beremo menuntut kepala desa dan sekdes Klinting dicopot dari jabatannya (foto:nan/BNC)

Demo berlangsung ricuh saat pengunjuk rasa berusaha menemui kades di kantor kecamatan. Namun setelah mengetahui yang dicari tidak ada, mereka hanya berorasi di halaman Kantor Kecamatan Somagedhe. Tak hanya orasi, pendemo juga membawa karung berisi raskin dan menari nari di halaman kantor kecamatan.

Dalam orasinya pendemo meminta kasus penggelapan Raskin yang diduga dilakukan oleh oknumĀ  kades dan sekdes diusut tuntas. Beras sekitar 1.8 tonĀ  atau senilai sekitar Rp 8 juta telah raib dan diduga dijual kedua oknum tersebut. Jumlah tersebut merupakan jatah raskin sejak bulan Agustus hingga Oktober 2010. “Kasus ini sebenarnya telah dilaporkan dan telah diproses oleh kepolisian. Namun ternyata hingga kini belum ada tindakan apapun. Sepertinya mau di peti eskan,” ujar Salim kordinator demo (BNC/puh)

Tentang Penulis

Leave A Response