Kapolda : Sulit, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat pada Polisi

Ditulis 04 Nov 2010 - 18:27 oleh Banyumas1

LANTIK KAPOLRES:Kapolda Irjen Pol Drs Edward Aritonang MM saat melantik AKBP Roy Hardi Siahaan SIK SH MH sebagai Kapolres Purbalingga menggantikan AKBP Drs Ruslan Efendi MSi di Alun-alun Purbalingga, Kamis (4/11) (foto:cie/BNC)

LANTIK KAPOLRES:Kapolda Irjen Pol Drs Edward Aritonang MM saat melantik AKBP Roy Hardi Siahaan SIK SH MH sebagai Kapolres Purbalingga menggantikan AKBP Drs Ruslan Efendi MSi di Alun-alun Purbalingga, Kamis (4/11) (foto:cie/BNC)

PURBALINGGA – Banyaknya kasus yang melibatkan para petinggi kepolisian membuat masyarakat kehilangan kepercayaan pada polisi. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Edward Aritonang MM juga mengaku kewalahan memperbaiki citra kepolisian meskipun upaya terus dilakukan.

”Saat ingin memperbaiki citra, muncul kasus cicak buaya. Baru merangkak lebih baik, muncul kasus Susno. Saya betul-betul kewalahan bagaimana caranya membangun kembali kepercayaan masyarakat, terutama di Jawa Tengah saja dulu,” ujarnya di depan puluhan tokoh masyarakat Purbalingga di Graha Adiguna Pendopo Dipokusumo usai melantik Kapolres Purbalingga AKBP Roy Hardi Siahaan SIK SH MH yang menggantikan AKBP Drs Ruslan Efendi MSi, Kamis (4/11).

Seperti kasus nenek Minah yang mencuri kakao di Purwokerto. Menurut Kapolda, meskipun hanya mencuri 3 butir kakao, tetap saja pencurian yang harus diproses hukum. Tapi karena isu ini begitu menguat di media, Presiden Susilo Bambang Yudoyono sampai menelpon agar kasus Minah diselesaikan melalui hukum yang berkeadilan.

“Menerjemahkan instruksi Presiden ini jujur sangat berat bagi saya. Hukum yang berkeadilan itu bagaimana maksudnya? Akhirnya kami menerjemahkan berkeadilan dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi pelaku,” jelasnya.

SMS Gateway

Demi memperbaiki citra kepolisian, kapolda memerintahkan agar semua Polsek di seluruh wilayah Jawa tengah untuk bermitra sebaik-baiknya dengan para ketua RT dan tokoh masyarakat setempat. Hal ini dimaksudkan untuk semakin mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

”Periode 2010 – 2011 ini, saya memerintahkan seluruh anak buah saya hingga di tingkatan Polsek untuk bermitra sebaik mungkin dengan ketua-ketua RT dan tokoh masyarakat. Harus silaturahim, memiliki nomor telpon masing-masing tokoh sehingga jika masyarakat membutuhkan bantuan, tidak perlu jauh-jauh ke kepolisian, cukup ke ketua RT-nya saja,” jelasnya.

Kapolda juga mengadopsi ide cemerlang Kapolres Purbalingga lama, AKBP Drs Ruslan Efendi MSi, yang berhasil meluncurkan ’SMS Gateway’. Dengan SMS Gateway ini, masyarakat bisa melaporkan apa saja yang terjadi di masyarakat kepada kepolisian, khususnya yang memerlukan bantuan kepolisian.

”Saya menginstruksikan semua polres di Jawa Tengah untuk meniru yang dilakukan Purbalingga dengan SMS Gateway-nya. Ini benar-benar ide brilian. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan dengan kapolres yang baru,” harapnya. (BNC/cie)


Tentang Penulis

Leave A Response