Pemuda Harus ‘Sembuh” dari Penyakit Transisi Demokrasi

Ditulis 28 Okt 2010 - 16:38 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Rapuhnya sendi-sendi sosial menjadi kekhawatiran tersendiri ketika generasi muda memilih bersikap individualis, sebagai dampak negatif modernisasi. Salah satu upaya mengantisipasinya dengan kembali pada kepribadian Indonesia.

“Saya minta kepada pemuda agar segera keluar dari penyakit transisi demokrasi, dimana orang cenderung menggunakan kebebasan secara tanpa batas,” tutur Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko dalam sambutan yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Siti Ratna, SH, MH dalam Upacara Hari Sumpah Pemuda di Halaman Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Kamis (28/10).

Bupati Heru menambahkan, dengan jiwa kepeloporan, daya intelektualitas, dan potensi profesionalitas yang ada dalam diri pemuda, para pemuda sebenarnya mampu menempuh langkah kreatif untuk keluar dari penyakit transisi demokrasi. Ketika pemuda ‘sembuh’ dari penyakit akut ini, iklim kondusifpun lebih mudah tercipta sebagai modal utama mencapai kesejahteraan masyarakat bersama.

Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-82 ini diikuti oleh ratusan perwakilan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan, sekolah dan unit kerja di lingkungan Pemkab Purbalingga. Pelaksanaan upacara semakin meriah dengan hadirnya pemuda dan pemudi yang mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara. (BNC/c)

Tentang Penulis

Leave A Response