Musim kemarau, mesin pompa air di Kebumen laris manis

Ternyata musim kemarau tidak selalu membawa kesusahan, tetapi sebaliknya bisa membawa berkah tersendiri bagi petani yang memiliki mesin pompa air. Karena kini persewaan pompa air laris manis. Mereka menyewa untuk untuk dapat mengairi sawahnya. Tak heran jika usaha penyewaan mesin pompa air merebak.

Tijo (29), salah seorang petani di desa Klegenrejo, Klirong Kebumen yang biasa menyewakan mesin pompa air menuturkan, ongkos sewa mesin dikenakan berdasar luas lahan yang memerlukan pengairan. Setiap seratus ubin, dia mendapat ongkos sewa sebesar Rp100 ribu. Dengan perhitungan, untuk membeli bensin 10 liter sekitar Rp 65 ribu dan sisanya sebagai uang lelah.

Namun begitu, bagi yang tidak bisa langsung membayar , Tijo memberi kelonggaran untuk membayar di belakang. “Karena sifatnyasaling membantu, kita tidak mengenakan tarif secara pasti. Terserah yang mau mbayar,”katanya. Biasanya harga terbentuk berdasarkan kesepakatan antar petani sendiri.

“Pada musim kemarau seperti sekarang ini, orderan menyewakan mesin pompa air meningkat. Dalam seminggu, saya bisa menerima orderan hingga 4-5 kali,” tambah Tijo.

Para petani biasanya mengambil air dari sumur artesis yang dibuat warga. Bagi warga yang dekat dengan sungai, bisa mengambilnya dari sungai. Kebutuhan air petani bagi tanaman jagungnya cukup tinggi. Warji (43) seorang petani yang menanam jagung mengatakan, setidaknya ia mesti mengairi sawahnya seminggu sekali. Sekali mengairi, setidaknya ia harus mengeluarkan Rp 50 ribu bagi sawahnya yang seluas 50 ubin. Jika tidak, tanaman jagung akan mati kekeringan.

Sebagian besar petani didaerah Urut Sewu memilih menanam jagung sepanjang musim. Beberapa petani yang nekat menanam padi terpaksa gigit jari karena gagal panen. Petani berharap, dalam waktu sebulan ke depan mereka dapat kembali panen. “Dengan menyewa pompa seperti ini, kami sangat terbantu dan berharap meski musim kemarau, kami bisa panen seperti bias,” ujar Sarmudi (banyumasnews.com/kbm)pompa air

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.