Ribuan Masker Didistribusikan untuk Warga Lereng Merapi

Ditulis 20 Okt 2010 - 05:17 oleh Banyumas1

Klaten – Meski asap solfatara belum secara frontal terhirup, untuk mengantisipasi dini penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sebanyak 5.727 masker didistribusikan kepada warga di lereng Gunung Merapi, khususnya di kawasan rawan Bencana (KRB) III di Kecamatan Kemalang, Klaten, Selasa (19/10).

Awan merapi5

Kasubbid Potensi Linmas Badan Kesatuan Bangsa Poitik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Klaten, Joko Rukminto mengatakan, setidaknya dua pekan ini puncak Gunung Merapi terus menyemburkan asap tebal solfatara. Sehingga materi asap, dikhawatirkan dapat mengganggu sistem pernapasan warga di KRB III, utamanya warga Dukuh Sambung Rejo, Ngipiksari, Gondang dan Dukuh Balerante di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten. Karena empat dukuh tersebut merupakan lokasi terdekat dengan puncak Gunung Merapi di wilayah Klaten.

Adapun masker yang dibagikan kepada penduduk tersebut merupakan hasil inventasrisasi sisa logistik pada erupsi Gunung Merapi 2006 silam. Masker yang terkemas dalam 78 dus itu jumlahnya sekitar 34.000 buah. Satu dusnya ada 500 buah. Sementara ini yang distribusikan 12 dus dahulu, kalau memang  kurang akan diberikan  lagi. “Pendistribusian masker ini, kita fokuskan ke warga  KRB III. Setelah pendataan kemarin ada 5.727 warga di kawasan itu,” ungkapnya.

Secara teknis lanjut Joko, distribusi dilakukan oleh perangkat desa masing-masing. Untuk menanggulagi bencana erupsi Gunung Merapi, pihaknya telah mengumpulkan Satker di bawah Pemkab Klaten maupun lintas sektoral yang tergabung dalam Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB). Sedianya, logistik evakuasi telah direncanakan oleh masing-masing bidang. ”Satkorlak akan dikumpulkan kembali pekan depan untuk megetahui kebutuhan logistik masing-masing bidang,” jelasnya. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response