Saingi Dagadu, ‘Dablongan’ Angkat Ciri Khas Banyumasan

Ditulis 14 Okt 2010 - 19:36 oleh Banyumas1

kaos dablongan1

Banyumas – Berbekal awal dari keinginan untuk mengangkat budaya lokal Banyumasan, sekelompok anak  muda asal Ajibarang, Banyumas (Jateng) menciptakan kaos yang menggunakan bahasa khas Banyumas. Kaos produksi ‘Dablongan’ ini mulai dikenal dikalangan masyarakat Banyumas. Tulisan-tulisan bernada kocak dan menggelitik khas Banyumas sedikit banyak menarik perhatian para calon pembeli. Arti kata Dablongan sendiri berarti ‘seenaknya’ atau ‘kelakar yang berlebihan’.

Direktur Dablongan Soten CV, Amin Nurohman, mengatakan, kaos ‘Dablongan’ sudah mulai diproduksi dua tahun lalu. Tetapi selama ini pemasarannya masih dari mulut ke mulut. Baru dalam event pameran di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini, mereka menjangkau pasar yang lebih luas.

kaos dablongan2“Kami baru kali ini mengikuti pameran, ternyata antusias masyarakat terhadap kaos yang mengangkat bahasa khas Banyumasan ini sangat bagus. Baru hari pertama pameran saja, penjualan kaos sudah cukup bagus, artinya sebenarnya masyarakat Banyumas haus akan kreasi-kreasi asli Banyumas yang selama ini memang belum tergarap dengan maksimal,” kata Amin disela-sela event pameran di kompleks kampus Unsoed Purwokerto, Kamis  (14/10)

Saat disinggung apakah produk kaos Dablongan ini ingin menyaingi produk Dagadu yang menjadi ciri khas Jogja, Amin mengiyakan. Menurutnya, sudah saatnya Banyumas memiliki kaos lokal yang bisa dibanggakan dan mengangkat budaya serta bahasa khas Banyumas. Sebab, Banyumas merupakan kota kabupaten yang sangat kaya dengan budaya dan bahasa lokal.

“Tentu saja kami ingin menjadi sebesar Dagadu Jogja ataupun Joger Bali, karena bukan hal yang sulit bagi Banyumas untuk memiliki produk khas, termasuk kaos,” tutur Amin.

Dalam ajang pameran di kompleks rektorat Unsoed kemarin, stand ‘Dablongan’ memang menjadi salah satu pusat perhatian para pengunjung. Para pengunjung yang melihat-lihat kaos selalu tertawa ataupun tersenyum sesudah membaca tulisan yang tertera di kaos. Tidak hanya anak muda, bahkan orang tua juga banyak yang ‘ngumpul’ di stand ‘Dablongan’.

Beberapa kalimmat dalam kaos tersebut seperti ‘Bali Domeih Ora Bali Degoleti (pulang dimarahi, tidak pulang dicari)’, Nandur Jae nang Galengan, Nganggur Bae Nggo Omongan (Menanam jahe di pematang, mengganggur lama jadi omongan)’, ‘Nandur Pelem neng Mburitan Angger Gelem Ora Duwitan (menanam mangga di belakang, kalau mau jangan pakai uang).

Ungkapan-ungkapan bahasa seperti itu memang sudah menjadi keseharian pada masyarakat Banyumas. Namun, jika ungkapan tersebut tertuang dalam wujud kaos, tampaknya baru ada pada produk-produk ‘Dablongan’. (BNC/t)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. rooly 20/01/2011 pukul 22:11 -

    Kartu kredit Bukopin bisa diandalkan untuk keperluan belanja atau penarikan tunai melalui ATM sehingga banyak memberikan kemudahan sekaligus keuntungan kepada pemegang kartu,” jelas Sapti.

    Kemudahan dan keuntungan tersebut segera bisa dinikmati nasabah, karena kartu kredit Bukopinmemberikan suku bunga yang ringan dan kompetitif.

    Apalagi, bunga rendah berlaku untuk seluruh jenis transaksi, baik untuk belanja maupun tarik tunai.

    Saat ini bunga tarik tunai dan bunga belanja kartu kredit Bukopin sama besarnya, yaitu 3.15% untuk kartu Classic, 3.25% untuk kartu Cold dan Business Card, 3.35% untuk kartu Platinum. Sedangkan biaya tarik tunai untuk seluruh jenis kartu tidak ada perbedaan yaitu 2%, karena Bank Bukopin sangat memahami terkadang nasabah memerlukan dana tunai untuk keperluan yang bersifat emergency.

    Secara umum, tahun ini Bank Bukopin memang mematok target yang optimistis dengan peningkatan pengguna kartu kredit hingga 100% daripada tahun lalu. Tercatat pada 2009 jumlah pemegang kartu kredit Bukopin 100 ribu nasabah. Dari peningkatan 100% itu, sebanyak 20%-nya diperkirakan pemegang kartu kredit Business Card dan Platinum Card.
    berminat mengajukan ? syarat mudah hub :
    Rully via sms 085859467928,
    alamat kantor BULUSTALAN 4 NO 418 ( CABANG MARKETING )
    Jl. Pandanaran No.125 Semarang 50241 (024) 8412132 (024) 8414081 /8451612 KANTOR PUSAT

  2. yanto 31/10/2010 pukul 07:30 -

    regane piraan kang?

  3. Komar 26/10/2010 pukul 18:05 -

    Ad jualan online ngk bos

  4. Banyumas1 20/10/2010 pukul 20:00 -

    081228886040

  5. harry 20/10/2010 pukul 15:43 -

    Minat serius…
    Banyumasnews, nyuwun no
    Hpne Mas Amin. No telp Hp kulo :
    0812 706 89888 (Harry). Nuwun.

  6. Arif Rahman 18/10/2010 pukul 12:42 -

    Minimal pembelian berapa…

  7. Banyumas1 17/10/2010 pukul 18:18 -

    02817933181

  8. faiz 17/10/2010 pukul 08:47 -

    ana alamat Nomer tilpune ora?

Leave A Response