Nelayan Terima Ganti Rugi Tumpahan Minyak Pertamina Rp 1,3 M

Cilacap – Pemilik kapal MT Alisa XVII yang diduga menjadi penyebab tumpahan minyak Midle Fuel Oil (MFO) di perairan Teluk Penyu Cilacap (Jateng), memberikan ganti rugi sebesar Rp 1.340.740.000 kepada nelayan setempat.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap, Atas Munandar mengemukakan, nila ganti rugi yang diberikan pihak pemilik kapal setelah melalui survey yang dilakukan oleh PT Camarindo.  “Hasil surveyor ini yang disepakati sebagai pembayaran ganti rugi untuk nelayan. Baik HNSI maupun pemilik kapal sepakat dan dituangkan dalam perjanjian 13 Oktober lalu di  Kantor Administrasi Pelabuhan Cilacap,” kata Atas Munandar, Kamis (14/10).

Dijelaskan Atas Munandar, ganti rugi yang diberikan terinci atas uang pembersihan jaring sebanyak 2.894 buah dengan ganti rugi Rp 250.000 per jaring sehingga totalnya Rp 723.500.000. Kemudian untuk pembersihan kapal fiberglass dan perahu jukung kayu Rp 100.000 per perahu. Dengan jumlah perahu 2.060 maka total untuk pembersihan kapal jenis ini Rp 206.000.000. Uang untuk pencucian sebanyak 508 kapal compreng dengan dana Rp 150.000 per kapal atau total Rp 76.200.000. Pembersihan 84 kapal duduk sebesar Rp 16.800.000 atau masing-masing kapal Rp 200.000.

”Ganti rugi lainnya yakni kehilangan kesempatan selama dua hari minyak menutupi perairan Cilacap yakni 7.956 orang dengan ganti rugi Rp 20.000 per hari. Sehingga ganti rugi kesempatan mendapatkan ikan ini total sebesar Rp 318.240.000,” kata Atas Munandar.

Seperti diberitakan  sebelumnya, tumpahan minyak jenis MFO (Marine Fuel Oil) mencemari perairan Teluk Penyu Cilacap.  Minyak tersebut diduga berasal dari tumpahan kilang area 70 milik PT Pertamina yang tengah dipompa ke kapal tangker MT Alisa XVII.  Diduga, saat pemompaan ke tangki kapal, mengalami over flow hingga menyebabkan minyak tumpah dan mencemari laut. Akibat tumpahan tersebut, para nelayan melalui HNSI mengajukan tuntutan ganti rugi kepada pemilik kapal. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.