Stok Beras Jateng 2010 Aman

Ditulis 29 Sep 2010 - 14:52 oleh Banyumas1

Purbalingga – Gubernur Jawa tengah Bibit Waluyo mengatakan, stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jateng pada tahun 2010 dipastikan aman. Meski anomali cuaca yang belakangan kurang bersahabat, namun Gubernur menyatakan hal itu tidak banyak berpengaruh. Perkiraan stok beras hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir tahun ini sebesar 2,8 juta ton.

“Angka ini dipastikan akan bertambah karena masih ada musim panen di 15 kabupaten di Jateng dengan luas masing-masing lebih dari 5.000 hektar,” kata Gubernur Jateng Bibit Waluyo kepada wartawan disela-sela melakukan pertemuan dengan penyuluh, pendamping dan pengurus gabungan kelompok tani (Gapoktan) Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) se-ekes karesidenan Kedu dan Banyumas di kantor Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan Perkebunan dan kehutanan (BP4K) Purbalingga, Rabu (29/9).

Dikatakan Gubernur, stok beras di Jateng sebagaimana perkiraan Bulog pada tahun 2010 sebanyak 3,6 juta ton. Dari jumlah stok ini  sebanyak 70 persennya berada di masyarakat. Selebihnya berada di gudang Bulog, dan pedagang beras. “Jadi stok beras di Jateng, dipastikan aman,” kata Gubernur.

Gubernur juga menegaskan, dengan ketersediaan beras ini, Jateng tidak perlu melakukan impor beras. Meski Kementerian pertanian akan melakukan impor beras, namun, Pemprov Jateng mengambil kebijakan untuk tidak mengimpor. “Kami bukannya menolak impor beras, tetapi karena stok sudah mencukupi, jadi tidka perlu mendatangkan dari luar. Jika provinsi lain akan mengimpor beras, ya dipersilahkan,” kata Gubernur Bibit Waluyo.

Gubernur juga menandaskan, stok beras akan semakin aman karena serangan hama wereng dapat dikendalikan. Dari luas sawah sebanyak 7 juta hektar, luas lahan yang terserang hama wereng hanya 0,22 persennya saja. “Luasan serangan hama wereng ini tentunya sangat kecil, dan tidak mempengaruhi target ketersediaan pangan khususnya beras,” kata Gubernur. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response