680 Jamaah Haji Banjarnegara Disuntik Vaksinasi

BANJARNEGARA – Sejumlah 680 calon jamaah Haji Banjarnegara selama tiga hari ke depan sejak hari ini, Selasa (28/09) melaksanakan vaksinasi virus meningistis dan influenza di aula Dinas Kesehatan Kabupaten. Pemberian kedua vaksinasi tersebut bertujuan untuk melindungi jamaah Haji dari tertularnya penyakit yang membahayakan jiwanya.

”Pemberian vaksinasi meningistis yang sudah bersertifikasi halal dari MUI ini merupakan suatu upaya perlindungan terhadap penyakit meningistis meningkokus yang menular dan membahayakan jamaah haji Indonesia” urai dr. Ahmad Setiawan, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2LP).

Sedangkan terkait dengan pemberian vaksinasi influensa, Ahmad menambahkan, untuk mencegah jamaah Haji rentan terhadap serangan penyakit influenza yang puncak penularan terjadi pada bulan Oktober-Desember 2010, maka mereka diberikan vaksinasi influensa mulai bulan September. ”Pertemuan orang dalam jumlah banyak dalam satu waktu dan ditambah cuaca ekstrem di Arab Saudi mempermudah jamaah mengalami kelelahan fisik dan mental yang memudahkan mereka terserang penyakit influensa” imbuhnya.

Berkait dengan kegiatan ini, M. Fauzi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa pemberian vaksinasi ini merupakan salah satu syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi terhadap seluruh jamaah. Sebagai bukti seorang jamaah haji telah melewati proses tersebut, maka di pasportnya akan ditempelkan stiker legal bukti telah dilaksanakan vaksinasi dimaksud. ”Tanpa vaksinasi tersebut seorang jamaah akan ditolak masuk Arab Saudi” katanya.

Direncanakan pada tanggal 7 November dini hari mendatang, lanjutnya, seluruh jamaah haji asal Banjarnegara yang terbagi dalam kloter 86 dan 87 akan diberangkatkan dari Pendopo Dipayudha Adigraha. Kloter 86 terdiri dari 357 jamaah, sedangkan Kloter 87 terdiri dari 305 jamaah ditambah sebagian jamaah dari Kabupaten Kudus. ”Diagendakan Kloter 86 masuk embarkasi pada pukul 08.00 WIB. Sedangkan Kloter 87 satu jam sesudahnya. Dengan demikian dimungkinkan kedua Kloter diberangkatkan bersama-sama dari Banjarnegara” imbuhnya.

Untuk persiapan keberangkatan tersebut, kata Fauzi, pada tanggal 6-8 mendatang akan diselenggarakan pelatihan bagi ketua regu dan ketua rombongan di Aula Kementrian Agama. Hal tersebut dilanjutkan pada tanggal 16 –nya dengan diselenggarakannya pelepasan dan pemantapan Kloter. ”Seluruh calon jamaah haji wajib hadir” imbuhnya. BNC/eko)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.