Danrem : Masyarakat Sudah Muak dengan Kekerasan

Ditulis 27 Sep 2010 - 20:50 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono mengaku prihatin dengan degradasi moral bangsa Indonesia ditandai dengan maraknya aksi kekerasan. Bahkan maraknya aksi kekerasan di Indonesia berhasil membentuk opini buruk di mata dunia.

“Saat saya ke Spanyol, seorang teman bertanya, ‘kenapa Indonesia berbeda sekali dengan Indonesia yang saya kenal dulu? Indonesia yang saya kenal dulu adalah bangsa yang santun dan sangat menjujung moral’. Mendapat pertanyaan seperti ini saya jadi bingung mau jawab apa,” ujar Danrem dalam Kunjungan Kerjanya ke Kodim 0702 Purbalingga, Senin (27/9).

Menurut Danrem, sebenarnya masyarakat sendiri juga sudah jenuh dan muak dengan maraknya aksi kekerasan yang selalu dipertontonkan melalui media massa. Masyarakat Indonesia sudah rindu dengan kondisi Indonesia yang aman, tentram dan damai. Meskipun sulit, sebenarnya kondisi ideal seperti itu tetap realistis untuk diwujudkan.

“Mulai dengan membudayakan kembali menutupi aib orang lain. Karena saat ini orang justru bangga ketika muncul di media membeberkan aib orang lain. Berbuat salah kok bangga,” imbuhnya keheranan, di depan Bupati Heru Sudjatmoko, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, .

Pria kelahiran Cirebon 17 Agustus 1961 ini berharap masyarakat Purbalingga masih menjunjung moral, etika dan sopan santun. Sehingga, apapun masalah yang sedang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik tanpa anarkisme yang justru menimbulkan masalah baru.

Tugas Berat Tentara

Dalam kunjungannya kali ketiga ke Purbalingga, Danrem yang ingin lancar berbahasa Jawa karma inggil ini juga mengaku senang dengan kiprah Kodim 0702 dibawah pimpinan Letkol Inf Jati Bambang Priyambodo. Selain melaksanakan tugas bela negara, Kodim 0702 juga memiliki begitu banyak kegiatan sebagai pengabdian kepada masyarakat seperti program penyuksesan KB, perbaikan infrastruktur, perbaikan rumah tak layak huni, pembinaan atlet terutama karate, safari bela negara dan masih banyak lagi.

“Tentara itu memang tugas pokoknya bela negara. Tapi, bukan berarti tak acuh dengan kondisi sekitar. TNI harus memiliki kepedulian dan manfaat yang banyak bagi masyarakat. Inilah tugas yang luar biasa berat bagi TNI sesuai tuntutan jaman,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko. Di hadapan undangan yang terdiri dari Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, Bupati Heru mengaku sangat terbantu dengan kiprah TNI di tengah-tengah masyarakat. Bupati mengatakan, tanpa keterlibatan berbagai pihak, pembangunan di Purbalingga baik fisik maupun non fisik tan mungkin berjalan sesuai yang diharapkan.

“Sebagai contoh program KB. Sejak otonomi daerah, jarang sekali pemkab atau pemkot yang mau konsentrasi menanggulangi masalah demografi ini karena biayanya besar dan jangka panjang. Dengan adanya kepedulian dari TNI, dampaknya luar biasa positif terhadap perkembangan KB di Purbalingga,” tegasnya (BNC/cie/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response