Jalan Ajibarang Longsor, Jalur antar Kecamatan Lumpuh

Ditulis 21 Sep 2010 - 20:39 oleh Banyumas1
LONGSOR: Jalan Kracak Ajibarang ,Selasa (21/09) longsor dan mengancam putusnya jalur antar kecamatan (foto:nan/BNC)

LONGSOR: Jalan Kracak Ajibarang ,Selasa (21/09) longsor dan mengancam putusnya jalur antar kecamatan (foto:nan/BNC)

BANYUMAS-Hujan yang turun deras selama tiga hari terakhir mengakibatkan sebuah jalan penghubung antar kecamatan di Desa Karacak Kecamatan Ajibarang Banyumas Jateng longsor. Akibatnya hampir seluruh badan jalan habis dan mengakibatkan jalur menuju sejumlah wilayah terputus.Longsor juga mengancam puluhan rumah yang berada tak jauh dari lokasi teersebut.

PUTUS: Jalan longsor di Kracak Ajibarang ini mengancam putusnya jalur antar kecamatan (foto:nan/BNC)

PUTUS: Jalan longsor di Kracak Ajibarang ini mengancam putusnya jalur antar kecamatan (foto:nan/BNC)

Jalan alternatif penghubung antar kecamatan Ajibarang-Gumelar ini Selasa (21/09) sore ambrol. Akibatnya badan jalan tinggal sekitar satu meter dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sejumlah kendaraan roda empat yang biasa melalui jalan ini harus berbalik arah dan menggunakan jalan lain yang lebih jauh.

Menurut warga, longsornya jalan provinsi ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari. sungai yang berada di sisi jalan airnya meluap dan menggerus dinding jalan. Terjangan air secara terus menerus ini membuat bagian sisi sebelah timur jalan ambrol sekitar 150 sentimeter.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, warga setempat memasang drum di sepanjang jalan yang longsor. Warga juga menghentikan seluruh kendaraan roda empat yang akan memalui jalur ini. Karena dikaghawtirkan jalan yang sudah rapuh ini tak mampu menahan beban kendaraan.

Karena curah hujan masih tinggi, warga khawatir jika longsor meluas akan mengancam rumah penduduk yang berada disekitar lokasi. Warga berharap pihak terkait segera memperbaiki jalan tersebut.

“Kami mohon pemerintah segera memperbaiki jalan ini, karena tumah kami yang berada di dekat jalan juga cemas,” ujar Purnomo warga setempat (BNC/puh)

Tentang Penulis

Leave A Response