Sekda Purbalingga Kritik Petugas Upacara

PURBALINGGA – Meskipun tampak sepele, penyelenggaraan upacara baik Upacara tanggal 17, Upacara Luar Biasa Hari Senin, maupun Upacara peringatan hari tertentu perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Hal ini disampaikan Sekda Subeno, MM saat menjadi Pembina dalam Upacara Luar Biasa Hari Senin (20/9) di Halaman Pendopo Dipokusumo.

“Memang hal yang tidak sulit, namun kalau tidak dipersiapkan anegan baik juga terlihat kurang baik pula. Tolonglah untuk kali lain, upacara dipersiapkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Kritikan Sekda Subeno ini terlontar estela sebelumnya pengibaran bendera hingga lagu kebangsaan selesai, baru mencapai setengah tiang. Belum lagi saat mencapai puncak, bendera merah putih itu melorot hampir setengah meter yang sempat membuat peserta upacara sedikit riuh.

“Bagi peserta upacara ya mohon untuk yang seperti ini jangan dicela, karena hal ini bisa menimpa siapa saja,” tambahnya.

Sekda mengatakan, kesalahan sedikit pada penyelenggaraan upacara bisa berakibat kurang hikmatnya upacara. Sebagai contoh kesalahan pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan sebagainya. Bahkan bisa berakibat fatal, seperti dicontohkan Sekda Subeno, kasus bendera terpasang terbalik di Nusa Tenggara Timur saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-65 lalu.

“Kalau benderanya sudad terbalik, itu kan fatal. Sudah bukan bendera Indonesia lagi. Dan ini tentu saja sangat bisa diantisipasi kalau persiapannya matang,” pungkasnya. (BNC/cie)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.