Satu-satunya di Jateng, Bupati Siap Luncurkan Klinik Pendidikan ISPI

Ditulis 01 Sep 2010 - 17:58 oleh Banyumas1

PURBALINGGA–Bupati  Purbalingga, Drs Heru Sudjatmoko,M.Si siap meluncurkan “Klinik Pendidikan” yang dikelola Ikatan Sarjana Pendidikan (ISPI) Cabang Purbalingga, Kamis (2/9), di SMA Negeri 1 Purbalingga. Lewat klinik pendidikan ini, diharapkan Sumber  Daya Manusia (SDM) guru dan murid serta pengelolaan manajemen pendidikan akan lebih sehat, sehingga kualitas pendidikan bisa lebih maju.

Direktur Klinik Pendidikan ISPI Purbalingga Drs Agus Triyanto M.MPd  yang didampingi  humasnya , Drs Prasetyo  kepada www.banyumasnews.com , Senin  (30/8) mengemukakan, klinik pendidikan yang dikelola ISPI Purbalingga dengan sekretariat di sebuah ruangan di SMAN 1 Purbalingga, merupakan satu-satunya di Jawa-Tengah.

“Ini suatu terbosan yang kami lakukan, sebagai wujud kepedulian kami, agar pendidikan di Purbalingga di masa mendatang lebih baik lagi,” ujar Agus Triyanto.

Klinik Pendidikan , lanjutnya, dapat disenaraikan atau disejajarkan maknanya dengan “Klinik anak”, “Klinik kecantikan”, yaitu tempat pengobatan atau perawatan. Klinik Pendidikan di sini diartikan sebagai oraganisasi/tempat yang bergerak dalam penyediaan layanan kesehatan kuratif (diagnosis dan pengobatan) serta perawatan pendidikan.

“Jelasnya, klinik pendidikan yang kami kelola ini seperti halnya PMI,” jelas  Agus Triyanto yang juga Kepala SMPN 1 Purbalingga ini.
Adapun tujuan operasional Klinik Pendidikan ISPI Purbalingga yakni memberikan layanan pendampingan bagi sekolah /madrasah yang berminat dalam upaya memenuhi Standar Nasional Pendidikan, baik sebagian maupun keseluruhan. Yakni  menyangkut standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.

Tujuan lainnya, memberikan layanan pendampingan bagi pengelola dan penyelenggara pendidikan formal ra, baik sekolah maupun madrasah  secara kelembagaan.
“Juga, memberikan layanan / pendampingan mencapai peningkatan kemampuan teknis edukatif (profesi) pendidik dan tenaga kependidikan. Dan memberikan layanan pendampingan upaya preventif dan kuratif serta revitalisasi sekolah/madrasah,” jelasnya.

Sasaran klinik pendidikan, lanjutnya, meliputi lembaga / Yayasan / Organisasi Pengelola / Penyelenggara pendidikan, sekolah / madrasah, pendidik dan tenaga kependidikan  serta peserta didik dan orangtuanya. (tgr)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. degel 13/09/2010 pukul 07:39 -

    Wuah hebat tenan…..semoga pengurus yang terlibat sudah steril dari penyakit pendidikan……

  2. rom 02/09/2010 pukul 17:20 -

    lagi-2 Purbalingga bikin gebrakan prestatif…. mana Banyumas? anu ora arep nyalon maning ikih apa? hehehehhe

  3. Benter Tajum 02/09/2010 pukul 07:55 -

    bupati banyumas amleng !

Leave A Response