Tak ingin terlibat korupsi, ratusan Kades di Cilacap Kembalikan komputer

Ditulis 27 Jul 2009 - 18:56 oleh Banyumas1

Ratusan kepala desa di Kabupaten Cilacap, Senin (27/07) siang tadi beramai ramai mengembalikan seperangkat unit komputer ke pendopo kabupaten. Mereka khawatir kasus komputer bermasalah ini akan menyeret para kades terlibat korupsi.Menyusul terjadiya kasus penyimpangan proyek Sistim Informasi Pemerintahan Desa (Simpemdes)

Kedatangan para kades ini sempat mengejutkan pejabat Pemkab. Mereka diterima asisten 1 ekonomi dan kesbangpolinmas, Yayan di ruang pendopo.Akasi isi sempat menjadi perhatian par karyawan pemkab yang kemudian berdatangan menyaksikan pertemuan para kades tersebut.

Dalam pernyataanya, mereka mengaku mendapat tekanan saat mnerima komputer tersebut. “Kami merasa dipaksa untuk mendapatkan komputer tersebut. Karena kami sebagai orang bawahan, ya manut saja dengan atasan kami. Eh tak tahunya malah begini jadinya,” ujar salah seorang kades yang enggan disebut namanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penyimpangan ADD 2008 Kabupaten Cilacap mencuat ketika dana yang seharusnya diterima utuh Rp100 juta tiap desa, namun disunat Rp 48 juta dan dibelokkan secara sepihak oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat untuk mendanai proyek jaringan manajemen administrasi dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan atau dikenal dengan Simpemdes. Total jumlah proyek pengadaan komputer untuk 284 desa di Cilacap sebesar  Rp 13 miliar lebih.

Anggaran sebesar Rp 48 juta dipergunakan untuk membeli perangkat hardware seharga Rp 8.341.000, software Rp 29.400.000, pelatihan, pendampingan Rp 5.350.000 serta pajak Rp 4.300.000 (banyumasnews.com/n-1).

Tentang Penulis

Leave A Response