Anak Bantai Ayah Menderita Gangguan Jiwa

Ditulis 07 Agu 2010 - 19:38 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Polisi Banyumas perlu memeriksa kondisi kejiwaan Tohirin (34) warga Desa Karanglo Kecamatan Cilongok Banyumas yang tega membunuh ayah kandungnya sendiri. “ Kita akan periksa kejiwaan tersangka untuk memudahkan pemeriksaan nantinya,” ujar Kapolres Banyumas AKBP RZ Panca Putra.

Khanafi (80) terbujur kaku setelah dibantai anaknya sendiri (foto: nan/BNC)

Khanafi (80) terbujur kaku setelah dibantai anaknya sendiri (foto: nan/BNC)

Hal senada juga dikemukakan sejumlah warga yang mengatakan jika tersangka menderita stress dan sering mengamuk. Meski begitu, dalam pemeriksaan di Mapolsek kemarin, Tohirin terlihat lancar saat menjawab pertanyaan penyidik.

Tragedi anak bunuh ayah berwal saat tersanka menolak disuruh orang tuanya. Tercadi pertengkatran dan diakhiri dengan sebuah linggir yang digunakan untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya . Barang bukti dan pelaku,

kini diamankan aparat aparat Polres Banyumas.

Tohirin membunuh, Khanafi , kakek berusia (80) Jumat (06/08) siang .Laki-laki ini tewas dengan bersimbah darah di ruang tamu dengan luka dikepala akibat pukulan linggis.

Mnurut warga, Jumat siang warga mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban. Saat mendatangi rumah tersebut warga melihat korban sudah terkapar bersimbah darah di ruang tamu. Mengetahui kematian Khanafi, warga sekitar langsung berdatangan

kerumah korban..

Peristiwa itu bermula, saat pelaku menolak disuruh orang tuanya mengantar istri tersangka ke rumah orang tuanya. Karena kesal korban kemudian marah dan mengancam dengan golok. Melihat situasi yang dianggap membahayakan , Pelaku kemudian mengambil linggis di kamar dan langsung memukul kepala ayahnya. korban tersungkur dan tewas ditempat kejadian (BNC/tia)

Tentang Penulis

Leave A Response