Keluarga Korban Dugaan Malpraktek Mengadu ke DPRD

Ditulis 02 Agu 2010 - 14:04 oleh Banyumas1

Orang tua Septiani menuju gedung DPRD, mengadukan nasib anaknya (foto:tia/BNC)

Orang tua Septiani menuju gedung DPRD, mengadukan nasib anaknya (foto:tia/BNC)

BANYUMAS-Merasa curiga anaknya menjadi korban malpraktek, keluarga bocah berusia tujuh tahun penderita lumpuh, Senin (02/08) mengadu ke DPRD Banyumas Jawa Tengah. Bocah yang lumpuh setelah mendapatkan suntikan imunisasi hepatitis ini selama tujuh tahun tergeletak tak berdaya.

Tri Septiani (7) bocah lumpuh, dugaan korban Malpraktek (foto:BNC/tia)

Tri Septiani (7) bocah lumpuh, dugaan korban Malpraktek (foto:BNC/tia)

Dengan digendong ayah kandungnya, tri septiani (7)/ warga Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas ini diterima anggota komisi D DPRD Banyumas. Anak yang sebelumnya disangka gizi buruk ini belakangan diketahui ada dugaan menjadi korban malpraktek.

Kepada anggota dewan, orang tua Septiani meminta agar wakil rakyat tersebut bisa membantu menyelidiki penyebab sakitnya anak tersebut. Pasalnya anak mereka menjadi lumpuh pascamendapat imunisasi dari seorang bidan di Puskesmas setempat. Semula anak ini divonis gizi buruk. Namun belakangan anak ini kondisinya normal dan tak memiliki tanda tanda gizi buruk.

Aggota dewan komisi D Yoga Sugama berjanji akan segera melakukan investigasi atas aduan tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan meminta hasil rekam medis petugas yang melakukan imunisasi tersebut (BNC/tia).

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Arifino 03/08/2010 pukul 09:35 -

    Kue kon tanggung jawab baen jajaran kesehatan, tegur bidang P2PL dinkes bms…. mulane ditata SOT ne sing bener aja mung asal suka dan tdk suka tok!

Leave A Response