Wabup: Belajar Aman dari Banjarnegara

Begitu banyak pergolakan dan konflik seputar Pemilihan Presiden dan Legislatif di beberapa daerah di Indonesia, ternyata tidak mempengaruhi ketenangan dan ketentraman di Banjarnegara. “Mau belajar aman, ke Banjarnegara saja. Itu yang pernah saya dengar dari mantan Gubernur Jawa Tengah yang sekarang menjadi Mendagri, Bapak Mardiyanto, saat pertemuan lintas kabupaten beberapa tahun lalu,” ujar Wakil Bupati Drs. Soeharjo, MM di depan ratusan pensiunan saat memberikan sambutan pada Peringatan HUT Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ke-47 di Kecamatan Rakit, pagi tadi.
Meskipun sering disebut sebagai kota pensiun, menurut Wabup banyak orang merindukan suasana damai yang melekat pada Kabupaten berslogan Gilar-gilar ini. “Biar saja orang mengatakan Banjarnegara itu kota pensiun. Pensiun itu kan melambangkan ketenangan, ketentraman dan kedamaian. Inilah sebenarnya modal kita untuk bisa membangun Banjarnegara ini lebih maju. Karena kalau daerah berulang kali terjadi konflik, akan sulit sekali untuk melanjutkan pembangunan,” jelasnya lagi.

Terkait dengan peringatan HUT PWRI, Wabup mengaku bangga dengan para wredatama yang sudah sepuh namun tetap bersemangat dan bermanfaat, terbukti dengan penyelenggaraan Peringatan HUT PWRI yang cukup meriah.

“Saya pikir tadi ibu-ibu yang menyanyi di depan itu paling usia 40-an tahun tapi diseragami PWRI. Ternyata sudah sepuh betulan yah?” canda Wabup yang kontan disambut riuh tawa para eyang yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua PWRI Kabupaten Banjarnegara Abdul Kadir Djaelani, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yusrie Hussein dan Ibu Wiwik Soehardjo ini, diberikanlah cinderamata kepada Anggota PWRI Tertua dan para juara lomba dalam rangka HUT PWRI (banyumasnews.com/bna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.