Kerukunan Umat Beragama Perlu terus Dipupuk

Ditulis 08 Jul 2010 - 20:49 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Bertempat di Aula Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten, Kamis siang (08/07), Bupati Drs. Ir. Djasri, MM, MT membuka kegiatan Silaturahmi Masyarakat dalam Rangka Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Beragama di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2010. Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 25 orang takmir masjid dan mushola di Distrik Banjarnegara ini dimaksudkan untuk memperkuat jalinan kerukunan hidup umat beragama.

“Karena kerukunan umat beragama ini penting sebagai modal utama ketentraman masyarakat” kata Bupati Drs. Ir. Djasri, MM, MT dalam sambutan pembukaan kegiatan.

Ketika ketentraman tercapai, lanjutnya, baru bisa dimulai membangun aspek-aspek lain seperti Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, dan seterusnya. ”Kentetraman masyarakat dibutuhkan oleh Daerah untuk mendorong kemajuan” imbuhnya

Sehingga dipandang perlu untuk mengatur keharmonisan tersebut diselenggarakan sosialisasi Peraturan Pemerintah Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Dan Pendirian Rumat Ibadat.

”Pemerintah dalam hal ini tidak bermaksud untuk mencampur keyakinan setiap warga negara tetapi untuk menjaga hak yang paling asasi yakni beragama serta menjaga agar hak yang satu dengan yang lain tidak berbenturan” katanya.

Menurut Djasri, penciptaan kerukunan hakiki hanya bisa diwujudkan manakala didasarkan pada komitmen dan integritas moral, bukan takut karena posisinya sebagai minoritas atau yang mayoritas karena takut hukum.

”Salah satu yang penting diperhatikan adalah penafsiran keagamaan yang memberikan kenyamanan beragama dan sekaligus bernegara” katanya.
Hal tersebut penting dilakukan agar tidak terjadi konflik nilai yang dapat berakibat pada penafsiran sempit. ”Karena kita bersama menyadari bahwa Indonesia bukan negara agama”katanya.

Sementara itu Ketua Penyelenggara yang juga Kepala Kesbang Polinmas, Aris Sudaryanto, S. Pd., M. Pd., dalam laporannya menyebutkan kegiatan kali ini memang dikhususkan untuk umat Islam dari distrik Banjarnegara. ”Akan ada kegiatan serupa untuk umat beragama di luar Islam” katanya. (BNC/eko)

Tentang Penulis

Leave A Response